SAMARINDA,suarabalikpapan.com-Sejumlah Tokoh Adat Dayak Kaltim bersama perwakilan Otorita IKN melakukan silaturahmi di Resto Panorama Jalan Haji Jahrah, Kelurahan Sungai Keledang, Kecamatan Samarinda Seberang, pada Rabu (14/6/2023) malam.
Hadir dalam kegiatan tersebut Staf Khusus Bidang Keselamatan Publik Otorita IKN Brigjen Pol Edgar Diponegoro SIK MH, Kepala Kantor Otorita IKN Balikpapan Brigjen TNI AD Achmad Adipati Karnawidjaja, Ketua Dewan Pertimbangan Adat Dayak Kaltim H Syaharie Jaang SH MSi, Ketua DAD Kaltim Zainal Arifin AMd, Kep, Ketua Harian PDKT Kaltim Martin Apuy, Sekjen PDKT Kaltim Dr Yulianus Henock, Wakil Ketua 1 PDKT Kaltim Rudianto Sulistio, Kepala Adat Dayak Kenyah Kaltim, Adjang Kedung, Sekum DAD Kaltim Martinus Usat, Dewan Pertimbangan DAD-PDKT Kaltim Abraham Ingan, Wakil Ketua PDKT Kaltim Lampang Bilung, Koordinator Pemuda PDKT Kaltim Inphil Jonathan, Wakil Sekretaris DAD Kaltim Ajat Selli serta Bendahara DAD Kaltim Ibrahim Dungau.
Ketua Dewan Pertimbangan Adat Dayak Kaltim H Syaharie Jaang SH MSi mengatakan, dalam pertemuan kali ini, pihaknya berkomitmen untuk mendukung dan mengawal pembangunan IKN di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).
“Dalam pertemuan kali ini pihak Otorita IKN memberikan kesempatan kepada Putera dan putri terbaik Dayak untuk bersama-sama berkontribusi dalam pembangunan IKN sesuai kompetensi yang ada, terutama memberikan kesempatan kepada warga sekitar sebagai bentuk perhatian terhadap kearifan lokal,” ujar Jaang.
Pada kesempatan tersebut Jaang juga meminta kepada warga Dayak di Kaltim agar tetap kompak jangan bergerak sendiri-sendiri. Apalagi di tahun politik berpotensi ditunggangi atau dimanfaatkan oleh orang lain yang tidak sesuai dengan harapan warga Dayak.
Hal senada diungkapkan Ketua DAD Kaltim Zainal Arifin AMd, Kep, ia berharap ada tokoh Dayak di Badan Otorita IKN untuk memudahkan komunikasi terkait kebutuhan-kebutuhan warga Dayak.
“Kalau ada warga Dayak di Badan Otorita IKN akan menjadi jembatan kita untuk berkomunikasi terkait keperluan yang ada. Begitu juga sebaliknya kalau Badan Otorita ada keperluan kepada warga Dayak kan mudah. Kalau sekarangkan sepertinya buntu dan ada misskomunikasi maksud Dayak seperti apa begitu juga Badan Otorita,” ujarnya.
Untuk itu, ia berharap Badan Otorita dapat memperhatikan masyarakat Dayak di Kaltim.
“Kami berharap kepada warga Dayak di Kaltim agar tetap bersabar dan patuh serta menjunjung adat istiadat kita, menjaga keamanan atau kodusifitas daerah, karena keamanan itu sangat mahal. Marilah kita bersama-sama menjaga persatuan dan kesatuan supaya daerah kita tetap aman dan damai,” harapnya.(sb-02)












