DPRD Balikpapan

Soal Banjir di Perumahan Pondok Asri, Nurhadi Minta Pengelola Tol Balsam Siapkan Bozem

466
×

Soal Banjir di Perumahan Pondok Asri, Nurhadi Minta Pengelola Tol Balsam Siapkan Bozem

Share this article
Anggota Komisi III DPRD Balikpapan Nurhadi Saputra dan Ketua Fraksi Demokrat DPRD Balikpapan Mieke Henny saat meninjau daerah rawan banjir di Kompleks Perumahan Pondok Asri Kelurahan Manggar

BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com- Komisi III DPRD Balikpapan melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Kompleks Perumahan Pondok Asri, Jalan Manggar Sari Asri, RT 60 Kelurahan Manggar, Balikpapan Timur, pada Senin (23/5/2022).

Banjir yang melanda daerah tersebut sudah sering terjadi. Namun belum ada solusi riil dari pemerintah untuk membenahi drainase yang telah tertutup sedimen. “Secara geografis wilayah yang sering terjadi banjir ini ada 6 RT. Wilayahnya memang sangat rendah seperti mangkok,” ujar anggota Komisi III DPRD Balikpapan, Nurhadi Saputra, kepada media ini, pada Kamis (26/05/2022).

Ia menduga, banjir yang terjadi di daerah tersebut akibat pembangunan oleh pengembang, penebangan pohon di sekitar TPA sampah hingga pembangunan jalan tol Balikpapan Samarinda (Balsam). “Jika terjadi hujan deras bertepatan dengan air laut pasang maka banjir bukan lagi setinggi kaki orang dewasa, tapi sampai atap rumah warga,” ujar anggota DPRD Dapil Balikpapan Timur ini.

Ia mengaku, telah memanggil seluruh pihak terkait guna membicarakan daerah rawan banjir tersebut. Diantaranya Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN)-PU Kaltim, DPU Balikpapan, Camat, Lurah, serta ketua-ketua RT di Manggar. “Ada dua solusi yang disepakati. Semoga bisa dilaksanakan. Pertama pihak pengelola Jalan Tol Balsam melalui BBPJN-PU Kaltim agar segera menyiapkan bozem serta normalisasi drainase agar air dari jalan tol saat hujan deras tidak langsung ke perumahan warga. Kedua, pihak DPU segera melakukan kajian untuk mencari lahan pembangunan bozem sebab jika hanya pembangunan drainase pasti tidak cukup untuk menyelesaikan masalah banjir ini,” terangnya.

Nurhadi menambahkan, selaku wakil rakyat, dirinya kasihan warga kompleks perumahan tersebut sebab setiap hujan deras mereka selalu diteror banjir. “Bahkan saat Lebaran lalu dimana warga lainya sedang bersuka cita bersilaturahmi dengan makan buras dan opor ayam. Tapi justru warga di daerah tersebut terganggu oleh banjir. Ya, mau sampai kapan banjir ini terjadi?,” pungkas politisi PPP ini.(sb-02)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *