Kota Balikpapan

Solar Langka, Forum Peduli Masyarakat Balikpapan Minta Kuota Ditambah

211
×

Solar Langka, Forum Peduli Masyarakat Balikpapan Minta Kuota Ditambah

Share this article
Ketua Forum Peduli Masyarakat Kota Balikpapan M Ali Amin

BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com-Kenaikan berbagai kebutuhan pokok masyarakat menjelang Bulan Suci Ramadan 1443 H seperti minyak goreng dan BBM jenis solar mendapat sorotan dari Ketua Forum Peduli Masyarakat Kota Balikpapan (FPMKB) M. Ali Amin.

“Menjelang Ramadan harga minyak goreng mengalami kenaikan hingga mencapai Rp54 ribu perliter. Bahkan sebelumnya mengalami kelangkaan di pasaran. Saya kira hal ini sangat memprihatikan karena masyarakat saat ini masih dihantui Pandemi Covid-19,” kata Ketua Forum Peduli Masyarakat Kota Balikpapan M. Ali Amin, kepada media ini, lewat ponselnya, Rabu (30/3/2022).

Menurutnya, melambungnya harga minyak goreng di pasaran setidaknya pemerintah dan anggota dewan harus cepat mengambil sikap jangan sampai berlarut larut hingga Ramadan. “Jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak di inginkan sehingga menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Apalagi menjelang Bulan Suci Ramadan 1443 H,” ujar Ali.

Selain itu, kata Ali, masyarakat juga sedang dihadapi masalah kelangkaan BBM jenis solar sehingga Pemerintah Kota Balikpapan berencana mengaktifkan SPBU di Km 13 Karang Joang, Balikpapan Utara. “Saya kira itu rencana yang sangat baik diambil oleh pemerintah kota, tetapi alangkah baiknya untuk sementara pemerintah meminta Pertamina untuk menambah kuota BBM jenis solar di sejumkah SPBU seperti SPBU Gunung Malang dan SPBU Kebun Sayur agar tidak terjadi kemacetan seperti saat ini. Sambil menunggu SPBU Km 13 diaktifkan,” usul Ali.

Ia menilai, antrean truk solar di SPBU Balikpapan membuat warga tidak nyaman serta rawan terjadi kecelakaan lalulintas (lakalantas). Selain itu, sangat merugikan pedagang yang berjualan di pinggir jalan karena jualannya tertutup antrian truk berjam-jam di bahu jalan.

“Mulai sekarang harus dipikirkan oleh pemerintah dan instansi terkait lainya, jangan sampai mengganggu perekonomian masyarakat Balikpapan. Untuk itu, Saya berharap kedepan tidak terjadi lagi kelangkaan solar maupun minyak goreng di kota ini, karena Balikpapan dijuluki Kota Minyak tapi minyaknya langka,” sindirnya.(sb-02)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *