DPRD Kaltim

Sosialisasi Wasbang di Graha Indah, H Baba Akui Nilai-nilai Kebangsaan Mulai Terkikis Budaya Luar dan Teknologi

139
×

Sosialisasi Wasbang di Graha Indah, H Baba Akui Nilai-nilai Kebangsaan Mulai Terkikis Budaya Luar dan Teknologi

Share this article
Anggota DPRD Kaltim, H Baba (berdiri) melakukan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan di Kompleks Perumahan PGRI, RT 10 Kelurahan Graha Indah, Balikpapan Utara, Minggu (12/2/2023) malam

BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com-Sekretaris Komisi III DPRD Kaltim, H Baba, dari Fraksi PDI Perjuangan, melakukan sosialisasi Wawasan Kebangsaan (Wasbang) di Kompleks Perumahan PGRI, RT 10 Kelurahan Graha Indah, Kecamatan Balikpapan Utara, Minggu (12/2/2023) malam. Dalam sosialisasi tersebut, anggota DPRD Dapil Balikpapan ini didampingi narasumber dosen Fakultas Hukum Uniba Johansyah SH, Ketua RT 10 Graha Indah dengan moderator Siti Aminah. Anggota DPRD Kaltim H Baba menjelaskan, Wawasan Kebangsaan ini sangat penting disosialisasikan kepada masyarakat, terutama 4 pilar kebangsaan yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945 (UUD 45), Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) serta Bhineka Tunggal Ika.  “Jadi sosialisasi empat pilar kebangsaan ini untuk menumbuhkan kembali kesadaran masyarakat dalam berbangsa dan bernegara,” kata H Baba. Selain itu, menurutnya, wawasan kebangsaan ini sangat penting untuk memperkuat rasa persatuan dan kesatuan di lingkungan masyarakat dengan beragam suku, agama dan golongan agar hidup rukun. “Sekarang ini nilai-nilai kebangsaan yang tercantum pada Pancasila mulai terkikis oleh budaya luar dan kemajuan teknologi. Untuk itu, saya mengajak kepada ibu-ibu dan bapak-bapak untuk menyebar luaskan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda kita agar  hidup rukun dan saling menghormati antar sesama kita meskipun berbeda suku, agama dan budaya,” kata H Baba. Sementara itu, narasumber Dosen Uniba Johansyah SH menjelaskan wawasan kebangsaan terdiri dari Pancasila, UUD 45, NKRI serta Bhineka Tunggal Ika.   “Tujuan dari sosialisasi wawasan kebangsaan ini sebagai upaya mewujudkan nasionalisme yang tinggi dari segala aspek kehidupan bermasyarakat yang mengutamakan kepentingan nasional dari pada kepentingan perorangan, kelompok, golongan, suku bangsa dan daerah. “Untuk itu, kita harus saling menghargai perbedaan,” kata Johan panggilan akrab Johansyah.   Ia menjelaskan, saat ini, perlunya kesadaran bela negara untuk menjaga keutuhan NKRI. “Karena perlu adanya kesadaran bela negara serta kesetiaan terhadap dasar negara kita Pancasila dan UUD 45,” ujarnya.   Menurutnya menjaga kedaulatan NKRI dengan semangat bela negara bukan semata tugas TNI dan Polri tapi juga seluruh masyarakat Indonesia. “Wawasan kebangsaan ini perlu disosialisasikan kembali meskipun sudah diajarkan sejak SD hingga perguruan tinggi melalui mata pelajaran PMP (Pendidikan Moral Pancasila) maupun melalui penataran P4 (Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila),” kata Johan. Johan menegaskan agar negara kita maju dan aman harus mampu menjaga ideologi negara yaitu Pancasila ia mencontohkan negara maju yang mampu mempertahankan ideologi negara diantaranya Israel yang dikelilingi negara-negara Timur-Tengah, Singapura dikellingi negara Melayu,serta Korea Selatan dikelilingi negara komunis. Diakhir sosialisasi dilakukan sesi tanya jawab singkat terkait Wawasan Kebangsaan. Semua pertanyaan dijawab dengan lugas oleh anggota DPRD Kaltim H Baba bersama narasumber Dosen Uniba Johansyah.(sb-01)       

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *