Kota Samarinda

Susur Sungai Karang Asam, Wali Kota Andi Harun Tegaskan Komitmen Tangani Banjir di Samarinda

399
×

Susur Sungai Karang Asam, Wali Kota Andi Harun Tegaskan Komitmen Tangani Banjir di Samarinda

Share this article
Wali Kota Samarinda Andi Harun bersama jajaran di lingkungan Pemkot Samarinda menyusuri Sungai Karang Asam, Kamis (19/1/2023) lalu.

SAMARINDA,suarabalikpapan.com–Untuk mengantisipasi banjir yang melanda Kota Tepian, Wali Kota Samarinda Andi Harun bersama jajaran di lingkungan Pemkot Samarinda saat menyusuri Sungai Karang Asam, Kamis (19/1/2023) lalu.

Wali Kota Andi Harun mengatakan, pihaknya melakukan pengecekan penyaring sampah di Jembatan Gang Taqwa, Jalan M Said Kelurahan Lok Bahu, Kecamatan Sungai Kunjang dan di Dermaga Pos Polisi Karang Asam, Jalan Slamet Riyadi sepanjang 600 meter.

Dari Jalan M Said sudah dilaksanakan kegiatan sehingga sudah lancar, dan lebar sampai di sekitar Jembatan Rapak Indah. “Di situ sudah bagus tidak ada hambatan kecuali sedikit ada jembatan yang terbuat dari kayu yang terpasang, jadi agak sulit untuk lewat. Tapi dari sungai sudah lancar dan sampahnya pun sudah bersih,” ujar Andi Harun.

Total rute 1.600 meter dan 400 meter di kawasan Pasar Kedondong dinilai paling krusial, yakni masih terkendala dengan sampah yang berserakan. Sehingga menyulitkan teknis saat memasukkan alat pengeruk. Terkait dengan bagian penyempitan dinding sungai segmen Pasar Kedondong, sepanjang 1,6 km akan dikonsentrasikan penyelesainnya pada tahun 2023 ini.

Sementara, persoalan yang paling krusial dalam upaya pengendalian banjir diakuinya adalah persoalan sosial. Dimana hal tersebut akibat dari perilaku masyarakat dalam membuang sampah sembarangan di sungai masih kerap kali terjadi. “Masih ada perilaku masyarakat yang sampahnya dikumpulkan, di masukkan ke dalam kantong kresek, dan dibuang di malam hari. Maksud saya, kalau memang tidak ada TPS di dekat tempat tinggalnya ya dibawa, supaya tidak membuat fungsi sungai terhambat,”akunya.

Ia menilai, jika pemerintah terfokus terhadap pengendalian banjir di Jalan M Said, maka yang terjadi yakni tidak adanya lagi banjir yang menggenang. Termasuk daerah Kedondong, hingga Jalan Revolusi. “Kita harus konsisten mengendalikan banjir. Jangan sampai hari ini 1.000 meter tapi tahun depan berhenti. Kita berusaha agar persuasif dan semua bisa saling bekerja sama untuk kepentingan umum,” pungkasnya.(sb-02/adv/diskominfosamarinda)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *