
TANA PASER,suarabalikpapan.com-Untuk meminimalisasi kenaikan harga bahan pokok atau sembako akibat dampak kenaikan bahan bakar minyak (BBM) dan tabung elpiji 3 kg. Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop UKM) Kabupaten Paser melakukan operasi pasar tabung elpiji 3 kg serta minyak goreng curah.
Kepala Disperindagkop dan UKM Kabupaten Paser, Hairul Saleh mengatakan, pasca kenaikan BBM, pihaknya baru saja melakukan operasi pasar tabung elpiji 3 kg serta minyak goreng curah kepada masyarakat desa di 10 Kecamatan di Kabupaten Paser yang terdampak kenaikan harga elpiji 3 kg serta minyak goreng. “Elpiji 3 kg dan minyak goreng benar-benar dampaknya cukup dirasakan oleh masyarakat. Tapi untuk komoditas lainya belum,” kata Hairul Saleh kepada media ini, Jumat (14/10/2022),
Hairul Saleh menje dalam waktu dekat ini pihaknya bersama Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura akan mengelar operasi pasar ke desa-desa rawan pangan di seluruh kecamatan di Kabupaten Paser untuk membagikan telur dan beras. “Ini merupakan program dari Pemkab Paser terkait dampak naiknya BBM dan inflasi yang cukup tinggi, serta mengantisipasi desa-desa yang rawan pangan,” ujarnya
Hairul Saleh menambahkan, sampai saat ini pihaknya selalu mendampingi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Paser untuk melakukan operasi-operasi paser terhadap bahan pokok yang dinaikan sepihak. “Sampai saat ini kami sering melakukan operasi pasar bahan pokok untuk menahan laju inflasi di Kabupaten Paser,”pungkasnya.(sb-06)












