KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

Tenggarong Siap Jadi Tuan Rumah MTQ ke-46 Kutai Kartanegara Tahun 2025

24
×

Tenggarong Siap Jadi Tuan Rumah MTQ ke-46 Kutai Kartanegara Tahun 2025

Share this article
Kecamatan Tenggarong resmi ditunjuk sebagai tuan rumah MTQ ke-46 tingkat Kabupaten Kutai Kartanegara tahun 2025.

TENGGARONG, suarabalikpapan.com – Kecamatan Tenggarong dipastikan menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-46 tingkat Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) tahun 2025. Agenda tahunan ini dijadwalkan berlangsung setelah bulan Agustus 2025, dengan berbagai persiapan yang kini terus dimatangkan oleh pemerintah kecamatan.
Menurut Camat Tenggarong, Sukono, lokasi pembukaan MTQ direncanakan digelar di Lapangan eks Rapat Akbar (eks Lapangan Ekrat), yang berada di kawasan strategis dekat Pujasera Tenggarong.
“Rencana ini akan segera kami laporkan dan koordinasikan kepada Bupati, Wakil Bupati, serta Sekretaris Daerah Kukar,” ujar Sukono, Jumat (11/7/2025).
Untuk mendukung kelancaran acara, seluruh kegiatan lomba dan pemondokan peserta akan dipusatkan di kawasan tengah kota, mencakup tujuh kelurahan, yaitu: Melayu, Loa Ipuh, Kampung Baru, Mangkurawang dan Timbau.
Langkah ini diambil agar mobilitas peserta lebih efisien, tanpa harus berpindah lokasi terlalu jauh dari satu titik ke titik lainnya.
Dalam waktu dekat, pihak Kecamatan Tenggarong juga akan menggelar rapat teknis bersama para lurah dan kepala desa. Fokus utama rapat tersebut adalah membahas kesiapan fasilitas, termasuk tempat ibadah yang akan digunakan selama rangkaian MTQ berlangsung.
“Kami hanya punya waktu efektif sekitar dua bulan. Jadi semua persiapan harus dipercepat dan dimatangkan,” tegas Sukono.
Lebih dari sekadar sukses sebagai penyelenggara, Kecamatan Tenggarong juga berambisi meraih prestasi maksimal di ajang MTQ kali ini. Setelah tiga tahun berturut-turut menjadi runner-up, Sukono optimistis 2025 akan menjadi momen kebangkitan.
“Sebagai tuan rumah, kami ingin sukses dari sisi pelaksanaan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan tentu saja meraih gelar juara umum MTQ ke-46,” pungkasnya.
MTQ ke-46 ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi baca Al-Qur’an, tetapi juga menjadi momentum memperkuat nilai keagamaan, silaturahmi, dan menggairahkan ekonomi lokal di ibu kota Kabupaten Kutai Kartanegara.(adv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *