Politik

The Republic Institute Rilis Capres dan Wapres Pemilu 2024 Sesuai Pilihan Masyarakat di Pulau Jawa

539
×

The Republic Institute Rilis Capres dan Wapres Pemilu 2024 Sesuai Pilihan Masyarakat di Pulau Jawa

Share this article
Hasil simulasi Capres dan Wapres pada pemilu 2024 oleh The Republic Institute, Agus Harimurti Yudhoyono yang dipasangkan dengan Anies Baswedan untuk pilihan masyarakat Jawa memiliki elektabilitas cukup baik dengan tingkat keterpilihan (21,8%)

BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com- The Republic Institute merilis hasil simulasi Calon Presiden (Capres) dan Wakil Presiden (Wapres) pada pemilu 2024, sesuai pilihan masyarakat se Jawa. Lembaga ini menyajikan 4 Pasangan bila dihitung dari potensi poros partai politik pengusung sesuai kursi di parlemen. Hasil simulasi tersebut pasangan Anies-AHY memiliki tingkat keterpilihan (21,8%), Ganjar-Airlangga (23,5%), Puan-Andika (8,1%), dan Prabowo-Muhaimin (19,4%). Kemudian yang belum menentukan masih sebesar (27,2%).

“Kami juga memiliki simulasi dengan 3 pasangan capres-cawapres, angka persentase dapat dilihat sebagai berikut; Anies-AHY (28,7%), kemudian Ganjar-Puan (27,6%), dan disusul Prabowo-Muhaimin (22,4%), serta yang belum menentukan (21,3%),” kata Peneliti Utama The Republic Institute, Dr. Sufyanto, dalam rilis yang diterima suarabalikpapan.com, pada Senin (17/10/2022).

Sufyanto menjelaskan, tingkat belum menentukan menyusut karena masyarakat menilai idealnya capres dan cawapres adalah 3 pasangan. Kemudian dapat dilihat ada kenaikan grafik pada Anies-AHY, hal ini karena pendukung dari Andika (pada simulasi 4 pasangan) banyak yang bergeser ke pasangan Anies-AHY. “Kemudian pada simulasi 2 pasangan capres-cawapres yang menampilkan pasangan Anies-AHY dan Ganjar-Puan. angka persentase Anies-AHY lebih unggul daripada Ganjar-Puan. Anies-AHY memiliki angka (44,3%) dan Ganjar-Puan (38,9%), kemudian yang belum menentukan (16,8%),” terangnya.

Potensi terbuka lebar, kata Sufyanto,  sebab pendukung Prabowo menilai kelayakan pada presiden itu ke Anies Baswedan dan AHY mampu melengkapi sebagai pasangan yang Ideal. “Sedangkan pasangan Ganjar-Puan dengan persentase tersebut karena muara suara dari pasangan tersebut sama. Kemudian puan sebagai wakil calon presiden belum mampu meningkatkan suara bersama ganjar,” ujarnya.

Sufyanto menambahkan, temuan risetnya bila dilihat dari sebaran elektabilitas bagi kandidat pasangan calon presiden-wakil presiden ini dapat dibaca pada dukungan dari pemilih partai politiknya. Temuan itu sebagai berikut: 1. Anies-AHY dipilih oleh masyarakat dari pilihan partai politik; Golkar (38,3,) PKB (38,9%), Demokrat (66,7%), PDIP (3,7%), Gerindra (40,9%), Nasdem (44,3%), PKS (57,8%), PAN (62,3%), PPP (54,4%) 2. Ganjar-Puan dipilih oleh masyarakat dari pilihan partai politik; Golkar (43,4%) PKB (51,1%), Demokrat (13,7%), PDIP (58,7%), Gerindra (46,1%), Nasdem (35,6%), PKS (26,3%), PAN (27,7%),PPP (31,1%). (*/sb-02)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *