DPRD Balikpapan

THM Helix Balikpapan Terancam Ditutup karena Belum Miliki Izin Lengkap

65
×

THM Helix Balikpapan Terancam Ditutup karena Belum Miliki Izin Lengkap

Share this article
Ketua Komisi I DPRD Balikpapan Danang Eko Susanto

BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com – Operasional Tempat Hiburan Malam (THM) Helix di Balikpapan menuai sorotan tajam. Ketua Komisi I DPRD Balikpapan, Danang Eko Susanto, menegaskan bahwa THM tersebut harus ditutup sementara karena belum mengantongi perizinan secara lengkap dari Pemerintah Kota Balikpapan.
“Jika THM Helix belum memiliki dokumen resmi, terutama Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) atau sebelumnya dikenal sebagai IMB, maka semestinya operasional dihentikan sementara sampai seluruh perizinan dilengkapi,” tegas Danang kepada media, Senin (16/6/2025).
Menurut Danang, kelengkapan perizinan bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari tanggung jawab hukum dan aspek keselamatan publik. Ia mengingatkan bahwa tanpa izin resmi, potensi risiko seperti kebakaran atau kecelakaan menjadi lebih tinggi, dan hal ini dapat berdampak hukum terhadap pemerintah daerah jika terjadi insiden.
“Kalau sampai terjadi sesuatu, siapa yang disalahkan? Jangan sampai pemerintah kota dianggap tutup mata,” ujarnya.
THM Beroperasi Dekat Hotel, Izin Harus Lebih Ketat
Diketahui, THM Helix beroperasi berdampingan dengan sebuah hotel, yang seharusnya membuat standar izin menjadi lebih ketat, terutama dalam hal izin penjualan minuman keras (miras) dan izin usaha lainnya.
“Kalau semua izin sudah lengkap, silakan saja beroperasi. Tapi sebelum itu, sebaiknya ditutup dulu,” imbuh Danang.
Menanggapi kondisi ini, Danang juga mengungkapkan bahwa DPRD Balikpapan berencana melakukan inspeksi mendadak (sidak) gabungan antara Komisi I dan Komisi II. Namun, pelaksanaannya masih tertunda karena menunggu arahan dari Ketua DPRD Balikpapan.
Danang mengakui bahwa pihak legislatif sempat kecolongan dalam pengawasan terhadap pembangunan dan operasional THM Helix, namun ia berkomitmen akan memperketat pengawasan ke depan.
“Kami akui pengawasan sempat lengah, tapi ke depan, kami akan lebih tegas,” pungkasnya.(sb-02)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *