
TANA PASER,suarabalikpapan.com-Adanya usulan pinjaman daerah senilai Rp 600 miliar oleh Pemkab Paser ke Bankaltimtara sampai saat ini belum mendapatkan jawaban dan persetujuan dari Kemendagri. Hal ini membuat khawatir Pemkab Paser apabila tidak disetujui Kemendagri.
Menanggapi hal tersebut Ketua Komisi III DPRD Paser, Edwin Santoso berharap Kemendagri segera memberikan jawaban atau kepastian. “Saya juga harus bilang Kemendagri tolong buka mata melihat kondisi ini,” ujar Edwin Santoso, kepada awak media, Kamis (7/4/2022).
Lanjut Edwin, andai tak dapat persetujuan sesuai angka dari Pemkab Paser, dirinya mengusulkan agar Pemkab Paser melakukan peningkatan kualitas jalan yang menjadi prioritas utama. “Jadi peningkatan jalan hanya yang menjadi prioritas utama,” ujarnya.
Dirinya meminta kepada semua pihak untuk tetap bersabar menanti jawaban dari Kemendagri. Pada dasarnya stakeholder yang ada di Paser selalu berupaya melakukan perbaikan infrastruktur. Jadi untuk usulan pinjaman Rp600 miliar ini untuk peningkatan 11 ruas jalan di Paser dengan 18 segmen.
“Mari kita bersama-sama menunggu hasil akhir usulan Rp 600 miliar ke Bankaltimtara bagaimana kepastiannya nanti. Pemkab Paser telah mengupayakan, tinggal dari Kemendagri saja lagi,” pungkasnya.(sb-06).












