Kota Samarinda

Wali Kota Sidak Pangkalan Elpiji, Temukan Tabung Elpiji 3 Kg Volumenya Kurang

144
×

Wali Kota Sidak Pangkalan Elpiji, Temukan Tabung Elpiji 3 Kg Volumenya Kurang

Share this article
Wali Kota Samarinda Andi Harun saat melakukan sidak sejumlah pangkalan elpiji di Samarinda

SAMARINDA,suarabalikpapan.com-Wali Kota Samarinda Andi Harun memimpin inspeksi mendadak (Sidak) sejumlah pangkalan elpiji di Samarinda pada Rabu (26/10/2022). Dalam sidak kali ini  berhasil ditemukan tabung elpiji 3 Kg kurang volumenya.

Ikut serta mendampingi Wali Kota Andi Harun saat sidak diantaranya unsur Forkopimda, Bank Indonesia (BI), PT Pertamina, Dinas Perdagangan, Dinas Kesehatan, Satpol PP serta Bagian Ekonomi Sekretariat Kota Samarinda. Sidak  diawali di pangkalan tabung elpiji SPBU Kebaktian Jalan Urip Sumoharjo. Di pangkalan ini Wali Kota Andi Harun meminta untuk dilakukan penimbangan tabung elpiji 3 kg maupun non subsidi. Alhasil ditemukan tabung yang volumenya kurang.

Atas temuan ini Wali Kota meminta kepada PT Pertamina untuk menindak sebab kewenangannya di Pertamina. “Kita ingin Pertamina serius, karena mereka yang mengatur tata niaga. Misalnya ada temuan SPBU yang nakal, saya mempunyai kewenangan, hari ini saya tutup. Tapi kewenangan ada di Pertamina. Jadi silahkan tanya ke Pertamina kenapa ini bisa terjadi,” kata Wali Kota Andi Harun, kepada awak media di sela-sela sidak.

Andi Harun mengatakan apa yang dilakukannya ini untuk melindungan konsumen atau masyarakat. “Kami Pemkot Samarinda sudah berkali-kali melakukan pertemuan dengan Pertamina. Masalah antrian panjang di SPBU, Lurah kami menjadi korban meninggal karena menabrak truk antrian. Sekarang kalian lihat keliling Samarinda, tinjau semua SPBU yang mana masih terjadi antrian. Jangan lagi tanya ke Wali Kota,” ujar Andi Harun.

“Tiap hari Polisi turun, Dishub turun, Satpol turun, tapi kalau tata kelola Pertamina terutama SPBU tidak dibenahi sehingga percuma kita menghabiskan uang setiap hari dengan menurunkan Satpol dan Dishub. Termasuk pengecekan secara rutin, merupakan inisiatif kita sendiri,” katanya. Andi Harun mengaku kecewa, sebab setiap masalah yang ditimbulkan dari SPBU semuanya larinya ke Pemerintah Kota Samarinda.(sb-02)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *