DISDAG BALIKPAPAN

Wawali Balikpapan Tinjau Progres Revitalisasi Pasar Klandasan, Dorong Keselamatan dan Percepatan Proyek

44
×

Wawali Balikpapan Tinjau Progres Revitalisasi Pasar Klandasan, Dorong Keselamatan dan Percepatan Proyek

Share this article
Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, meninjau proyek revitalisasi Pasar Klandasan Blok D senilai Rp9 miliar.

BALIKPAPAN, suarabalikpapan.com – Wakil Wali Kota (Wawali) Balikpapan, Bagus Susetyo, meninjau langsung progres revitalisasi Pasar Klandasan Blok D pada Jumat (31/11/2025). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan proyek senilai Rp9 miliar yang dikerjakan oleh Dinas Perdagangan (Disdag) berjalan sesuai target serta memperhatikan aspek keselamatan kerja di lapangan.
Dalam peninjauan tersebut, Bagus memberikan sejumlah arahan kepada penyedia jasa dan konsultan pengawas proyek. Ia menegaskan pentingnya penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di seluruh area pekerjaan, terutama dalam hal penataan scaffolding (perancah) dan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) oleh seluruh pekerja.
“Saya melihat masih ada beberapa scaffolding yang perlu dirapikan agar keamanan pekerja lebih terjamin. Penggunaan APD juga wajib untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan selama proses pembangunan,” tegas Bagus.
Selain aspek keselamatan, Bagus juga menyoroti pentingnya percepatan penyelesaian proyek, agar revitalisasi pasar ini dapat rampung sesuai target pada akhir Desember 2025. Ia meminta penyedia jasa untuk menghitung ulang kebutuhan tenaga kerja dan mempertimbangkan sistem lembur, terutama untuk pekerjaan yang sudah berada di area tertutup atap.
“Sebagian pekerjaan sudah di bawah atap, jadi tidak lagi terkendala hujan. Pekerjaan bisa difokuskan pada tahap finishing dan penyelesaian struktur baja,” ujarnya.
Bagus turut meminta konsultan Manajemen Konstruksi (MK) agar membantu mempercepat proses administrasi penagihan proyek yang diketahui belum berjalan sejak Juni 2025. Menurutnya, percepatan tagihan akan berdampak positif terhadap kelancaran pembiayaan dan penambahan tenaga kerja di lapangan.
“Kalau proses tagihan bisa segera diselesaikan, kontraktor juga bisa menambah pekerja dan mempercepat progres. Kami ingin dua bulan ke depan proyek ini sudah tuntas,” tambahnya.
Hingga awal November 2025, progres pembangunan Pasar Klandasan dilaporkan telah mencapai lebih dari 50 persen. Pemerintah optimistis proyek dapat selesai tepat waktu dengan dukungan seluruh pihak, termasuk konsultan pengawas, penyedia jasa, dan Disdag Balikpapan.
Bagus menilai, revitalisasi pasar tradisional ini tidak hanya meningkatkan kualitas infrastruktur, tetapi juga memberikan manfaat besar bagi pedagang dan masyarakat. Pasar yang representatif diharapkan menciptakan lingkungan perdagangan yang lebih nyaman, bersih, dan modern, sekaligus memperkuat aktivitas ekonomi rakyat di jantung kota.
“Dengan revitalisasi ini, pedagang akan memiliki tempat yang lebih layak dan tertata. Masyarakat pun semakin mudah berbelanja kebutuhan sehari-hari di lokasi yang nyaman,” ujarnya.
Revitalisasi Pasar Klandasan menjadi bagian dari program modernisasi pasar tradisional yang dijalankan Pemerintah Kota Balikpapan. Proyek ini diharapkan menjadi contoh pengelolaan pasar rakyat yang bersih, aman, dan berdaya saing, serta memperkuat komitmen Pemkot dalam memajukan perekonomian lokal.(sb-02)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *