DPRD Kaltim

Yusuf Mustafa Jelaskan Keterkaitan Politik dan Kesejahteraan Sosial dalam Penguatan Demokrasi di Balikpapan Timur

421
×

Yusuf Mustafa Jelaskan Keterkaitan Politik dan Kesejahteraan Sosial dalam Penguatan Demokrasi di Balikpapan Timur

Share this article
Anggota DPRD Kaltim, Yusuf Mustafa, membahas hubungan antara politik dan kesejahteraan sosial dalam kegiatan Penguatan Demokrasi Daerah di Balikpapan Timur.

BALIKPAPAN, suarabalikpapan.com – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Dr. H. Yusuf Mustafa, SH., MH., menggelar kegiatan Penguatan Demokrasi Daerah (PDD) dengan tema “Keterkaitan antara Politik dan Kesejahteraan Sosial”, Selasa (29/7/2026). Acara berlangsung di Jalan Pemuda RT 05, Kelurahan Manggar, Kecamatan Balikpapan Timur.
Kegiatan ini turut dihadiri dua narasumber, yakni H. Sugito, SH dan Drs. Sutarno, serta dipandu oleh moderator Usman Pomolango.
Dalam sambutannya, Yusuf Mustafa menyampaikan bahwa kegiatan PDD merupakan bentuk nyata interaksi langsung antara wakil rakyat dan masyarakat. Menurutnya, selain melalui PDD, wakil rakyat juga kerap menjalin komunikasi lewat kegiatan reses dan sosialisasi peraturan daerah (perda).
“Kegiatan ini fokus pada pembahasan keterkaitan antara politik dan kesejahteraan sosial. Sebab, politik yang baik akan melahirkan kebijakan yang mendukung kesejahteraan masyarakat,” ujar Yusuf Mustafa.
Salah satu narasumber, H. Sugito, SH, menjelaskan bahwa politik memainkan peran penting dalam menentukan arah kebijakan negara yang langsung berdampak pada tingkat kesejahteraan rakyat.
“Kesejahteraan sosial adalah kondisi di mana rakyat memiliki akses terhadap pendidikan, layanan kesehatan, dan stabilitas ekonomi. Negara dengan sistem politik yang sehat cenderung memiliki kebijakan sosial yang lebih kuat,” jelas Sugito.
Ia juga menegaskan bahwa UUD 1945 telah mengatur berbagai aspek kesejahteraan sosial, sehingga menjadi tanggung jawab negara untuk mewujudkannya melalui kebijakan yang inklusif.
Sementara itu, Drs. Sutarno menambahkan bahwa politik dan kesejahteraan sosial saling berkaitan dalam menciptakan tatanan masyarakat yang adil dan makmur. Ia mengingatkan bahwa demokrasi politik dan ekonomi yang terkandung dalam nilai-nilai Pancasila merupakan dasar utama dalam mewujudkan kesejahteraan sosial di Indonesia.
“Konsepsi negara kesejahteraan harus diwujudkan melalui kebijakan yang pro-rakyat. Stabilitas politik yang baik akan mendukung realisasi kesejahteraan sosial secara efektif dan merata,” tutur Sutarno.
Kegiatan PDD ini mendapat sambutan hangat dari warga setempat. Mereka antusias mengikuti diskusi dan turut menyampaikan berbagai pertanyaan serta masukan terkait topik hubungan antara politik dan kesejahteraan sosial.
Dengan kegiatan seperti ini, Yusuf Mustafa berharap masyarakat semakin memahami peran strategis politik dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus mendorong peningkatan partisipasi publik dalam proses demokrasi di daerah.(sb-01)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *