TANA PASER,suarabalikpapan.com-Pemkab Paser memutuskan untuk memperpanjang Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro (PPKM Mikro) mulai 6 hingga 20 Juli 2021 yang berlaku di semua provinsi di luar Pulau Jawa dan Bali.
Bupati Paser dr Fahmi Fadli selaku Ketua Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Paser mengatakan, mulai hari ini, diterapkan PPKM Mikro di Kabupaten Paser sesuai Instruksi dari Gubernur Kaltim.
“Kami akan mengadobsi dari surat Instruksi Gubernur hanya saja pada poin 5 di dalam instruksi tersebut tidak kita pakai yaitu memperketat pengawasan pintu masuk jalur darat, laut dan udara di wilayah Kaltim serta melakukan pemeriksaan rapid tes antigen/RT-PCR secara acak bagi pelaku perjalanan antar provinsi yang dicurigai,” kata Bupati Fahmi, usai rapat koordinasi terbatas dengan jajaran Tim Satgas Covid, di ruang rapat Kantor Bupati Paser, Rabu (7/7/2021).
Lanjut Fahmi, dirinya juga menginstruksikan kepada para Asisten untuk segera membuat Surat Edaran Work From Home(WFH) bagi para pegawai di lingkungan Pemkab Paser selama 14 hari.
Ia juga meminta Asisten agar segera berkoordinasi dengan para Camat, Kepala Desa dan Lurah untuk melakukan PPKM Mikro secara ketat, khususnya daerah yang terdapat warga terpapar Covid-19. “Jadi wilayah yang terkonfirmasi positif Covid-19 itu diperketat PPKM Mikro. Begitu juga OPD yang pegawainya terkonfirmasi positif harus dilakukan WFH. Jadi bukan di daerah yang zona hijau (0 Covid) yang diawasi ketat,” ujar Fahmi.
Pada kesempatan tersebut Bupati Fahmi meminta kepada Dinas Kesehatan untuk memberikan data kecamatan dan desa mana saja yang perlu diperketat PPKM Mikro lantaran telah terkonfirmasi positif Covid-19. “Jadi menurut pemikiran kami yang diperketat bukan seluruh daerah tetapi yang terkonfirmasi positif Covid-19 saja,” terangnya.
Ia berharap, meskipun ada pembatasan namun ekonomi masyarakat tetap berjalan dengan memperketat prokes, terutama bagi yang menggelar even, ibadah keagamaan dan lainya. “Penindakan itu harus di hulunya berupa pengawasan ketat kepada pasien Covid. Bagian hilirnya adalah rumah sakit dan ruang isolasi. Bagian hilir ini akan berkurang kalau penanganan di hulunya tepat sasaran,” pungkasnya.(sb-06)












