
TANA PASER,suarabalikpapan.com-Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Paser segera berkoordinasi dengan Tim Satgas Covid-19 guna mempercepat penanganan dan penurunan angka terkonfirmasi positif Covid-19 hingga meninggal dunia di Kabupaten Paser. Hal ini sebagai upaya mengejar target herd immunity atau kekebalan kelompok sekaligus menurunkan status pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Kabupaten Paser dari level 4 ke level 3.
Kepala Dinkes Kabupaten Paser, I Dewa Made Sudarsana, mengatakan, untuk menurunkan angka kasus corona di Kabupaten Paser sesuai dengan arahan Bupati dr Fahmi Fadli bahwa menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat serta kegiatan vaksinasi mencapai 75 sampai 85 persen untuk tercapainya herd immunity.
“Kami akan menggencarkan vaksinasi untuk mencapai target herd immunity di Kabupaten Paser,” ujar Made Sudarsana, kepada awak media, pada Sabtu (4/9/2021)
Ia mengaku, jumlah vaksin Covid-19 di Kaltim saat ini masih sangat terbatas khususnya di Kabupaten Paser sendiri. Untuk itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemprov Kaltim dan Pemerintah Pusat untuk menambah stok vaksin di Paser. “Jumlah vaksin yang masuk di Paser. Apalagi saat ini kami sedang gencar melakukan vaksinasi terhadap ibu hamil,” akunya.
Lanjut Made, saat ini pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada ibu hamil tentang manfaat vaksinasi sebab masih ada ibu hamil yang takut divaksin karena khawatir berdampak ke janin.
“Untuk itu kami bekerja sama dengan dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi Indonesia (OGI) dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) untuk vaksinasi terhadap ibu hamil sebab sudah ada kasus kematian ibu hamil dan janinnya akibat Covid-19,” pungkas Made.(sb-06)












