
BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com-DPRD Kota Balikpapan menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian pendapat akhir fraksi-fraksi terhadap jawaban Wali Kota atas Raperda APBD 2022, di gedung parlemen Balikpapan, pada Senin (1/11/2021). Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Abdulloh didampingi Wakil Ketua Budiono, Sabaruddin Panrecalle, Subari, Sekretaris DPRD Irfan Taufiq beserta 37 anggota DPRD.
Juru Bicara Fraksi Partai Golkar Suriani mengatakan, APBD Tahun 2022 sebesar Rp2,4 triliun ada kenaikan dibandingkan APBD 2021 sebesar Rp2,2 triliun. Diharapkan 2022 dapat memulihkan perekonomian, agar dapat meningkatkan pendapatan masyarakat serta program sesuai dengan RPJMD.
Terkait bantuan APBD 2022 sebesar Rp26 miliar diperuntukan Perumda Tirta Manuntung dan Bank Kaltimtara diharapkan PDAM meningkatkan ketersediaan air bersih bagi masyarakat Balikpapan.
Juru bicara Fraksi PDI Perjuangan Muhammad Najib mengatakan, untuk menyusun APBD 2022 harus ada pemerataan dan lebih difokuskan pada visi dan misi wali kota, bekerja sama dengan pihak terkait serta memaksimalkan Gedung Parkir Klandasan dan Gedung Kesenian Balikpapan untuk meningkatkan PAD.
Juru bicara Fraksi Gerindra Siswanto Budi Utamo meminta kepada Pemkot Balikpapan untuk melakukan koordinasi bantuan bagi hasil pemerintahan provinsi agar dapat membantu APBD 2022 guna menggerakkan perekenomian Balikpapan.
Juru bicara Fraksi PKS Syukri Wahid mengatakan, APBD Balikpapan 2022 masih terdapat defisit sebisar Rp175 miliar sehingga pemkot didorong berinovasi meningkatkan PAD. Ia meminta Perda IMB dan Tenaga Kerja Asing dilakukan revisi, karena sebelum dilakukan revisi tidak bisa ditarik retribusi.
Juru bicara Fraksi Partai Demokrat Mieke Henny meminta kepada pemkot agar APBD 2022 difokuskan pada kegiatan prioritas yang langsung dirasakan masyarakat terutama di daerah pinggiran untuk pembangunan sekolah. Ia juga meminta dilakukan pendataan ulang gedung-gedung yang dimiliki pemerintah kota. Termasuk Gedung Parkir Klandasan dan Gedung Kesenian Balikpapan agar dapat meningkatkan PAD.
Juru bicara Fraksi Gabungn Simon Sulean memberikan apresiasi terhadap peningkatan APBD 2022 dibandingkan 2021. Ia juga menyoroti kebutuhan belanja langsung harus berbanding lurus dengann kebutuhan masyarakat. Ia peminta Pemkot melakukan koordinasi terhadap bantuan bagi hasil dari pemerintah provinsi guna menopang kekuatan APBD Balikpapan 2022.(sb-03).












