
BALIKPAPAN,suarabalikpapn.com-SMA Negeri 7 Balikpapan menggelar Pameran Pendidikan, di halaman sekolah 5 sampai 7 Januari 2022 dengan menerapkan protokol Kesehatan (prokes). Acara pembukaan yang berlangsung, Rabu (5/1/2022) pagi dimeriahkan bazar kuliner, bazar kerajinan tangan, ekskul band dan tari smanju. Kegiatan kali ini, SMAN 7 menghadirkan sejumlah perguruan tinggi di Balikpapan guna mensosialisasikan tentang program perkuliahan unggulan di kampusnya masing-masing, diantaranya LP3I, STIE Madani, Uniba, STT Migas, ITK dan Universitas Mulia.
Kepala SMAN 7 Muryanto SPd, MPd mengatakan, kegiatan bertujuan untuk mengedukasi sekaligus menguatkan orang tua untuk lebih sadar tentang pentingnya pendidikan tinggi supaya kedepan anak-anaknya lebih sejahtera. “Nantinya kedepan standar mutu pendidikan anak-anak lebih tinggi ketika mengikuti ujian tes berbasis komputer (UTBK) mendapatkan nilai atau poin yang bagus sekaligus mencerminkan kualitas Pendidikan di SMAN 7,” ujarnya.
Ia berharap kedepan 80 sampai 90 persen lulusan SMAN 7 pada tahun ini akan melanjutkan kuliah ke beberapa perguruan tinggi di Balikpapan. “Jadi harapan saya ada perubahan mindset anak-anak kami untuk melanjutkan kuliah pada tahun ini (2022) sekitar 80 sampai 90 persen atau bisa saja kerja sambil kuliah. Itu target saya untuk meningkatkan SDM lulusan SMAN 7 khususnya anak-anak di Balikpapan Timur,” harap Muryanto.

Sementara itu, Camat Balikpapan Timur Suwandi menyambut baik kegiatan ini, menurutnya, pameran Pendidikan ini sangat baik sebagai bekal anak-anak SMAN 7 melanjutkan pendidikanya ke perguruan tinggi. “Saya kira pameran pendidikan ini sangat baik bagi anak-anak yang melanjutkan kuliah. Jadi harus dimanfaatkan betul sebab kegiatan seperti ini pasti ada terus saat kuliah,” ujarnya.
Untuk itu, ia berharap kegiatan ini jangan dianggap biasa-biasa saja sebab sangat penting. Mengingat pameran Pendidikan seperti ini menjadi awal bagi anak-anak SMAN 7 untuk menganjak ke perguruan tinggi. “Kegiatan ini sangat penting. Apalagi di Balikpapan Timur banyak perusahaan-perusahaan yang menerima lulusan SMA untuk magang. Ya kedepan ada MoU atau kerjasama sekolah-sekolah dengan perusahaan di Balikpapan Timur untuk mempekerjakan anak-anak yang orang tuanya gakin,” harap Suwandi.(sb-01)












