Kota Balikpapan

Peringatan Peristiwa Merah Putih, GPPMP Kaltim Gelar Apel & Ziarah di TMP Dharma Agung

1191
×

Peringatan Peristiwa Merah Putih, GPPMP Kaltim Gelar Apel & Ziarah di TMP Dharma Agung

Share this article
Ketua DPD GPPMP Kaltim, Didie Wurangian bersama Wakil Ketua DPP GPPMP/Panglima Kogamtih Indonesia DR Yulianus Henock Sumual

BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com-Ratusan kader dan simpatisan barisan pro Merah Putih akan menggelar Apel & Ziarah Merah Putih di Taman Makam Pahlawan (TMP) Dharma Agung Balikpapan, Jalan Marsma R Iswahyudi, Senin (14/2/2022) pukul 08.30 wita. Kegiatan ini dalam rangka  Peringatan 76 Tahun Peristiwa Heroik Merah Putih 14 Februari 1946 di Manado Sulawesi Utara.

Pada tahun ini, Dewan Pimpinan Dearah (DPD) Gerakan Penerus Perjuangan Merah Putih (GPPMP) Kalimantan Timur memprakarsai kegiatan ini dengan melibatkan sejumlah komponen dan eksponen barisan pro Merah Putih diantaranya Komando Penegak Merah Putih (Kogamtih), Depidar Gerakan Perempuan Merah Putih Indonesia (GPMPI) Kaltim, Wakor Maesa Balikpapan, Brigade Manguni Indonesia (BMI), Laskar Manguni Indonesia (LMI), KKK Balikpapan, KKMS, serta PNT.

“Bertindak selaku Inspektur Upacara DR Yulianus Henock Sumual selaku Wakil Ketua DPP GPPMP/Panglima Kogamtih Indonesia,” ujar Ketua DPD GPPMP Kaltim, Didie Wurangian didampingi Ketua Harian DPD GPPMP Kaltim  Heince Tumewu, dan Ketua DPC GPPMP Balikpapan Gideon Lantang, kepada media ini, Minggu (13/2/2022).

Siap Berangus Radikalisme

Menurut Didie, GPPMP akan setia, mengawal, menjalankan dan merevitalisasi terus jiwa-semangat-nilai (JSN) Perjuangan Heroik Merah Putih 14 Februari 1946, yakni JSN Proklamasi Kemerdekaan RI 17 Agustus 1945, Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhineka Tunggal Ika serta Sang Merah Putih.

“Sejalan dengan itu, maka berdasarkan amanat Munas VI GPPMP 18 Desember 2021 di Jakarta, kami telah mencanangkan Gerakan Nasional Berangus Radikalisme dan Intoleransi yang digerakkan oleh para anasir domestik antek asing yang menghendaki digantinya dasar negara Pancasila dengan ideologi trans nasional. Kami akan tetap berada di garda terdepan membela Pancasila dan menegakkan bendera Merah Putih di bumi Proklamasi 17 Agustus 1945 ini,” ujar Didie.

Hal senada diungkapkan Ketua Harian DPD GPPMP Kaltim  Heince Tumewu, ia  menegaskan, Peristiwa Heroik Merah Putih 14 Februari di Sulawesi Utara sebagai salah satu rangkaian peristiwa nasional dan merupakan bagian integral dari jiwa, semangat dan nilai perjuangan kebangsaan Indonesia.

“Seperti yang telah ditetapkan oleh Lemhanas, bahwa Peristiwa Heroik Patriotik Pengibaran Bendera Merah Putih 14 Februari 1946 di Manado telah ditetapkan sebagai salah satu dari Tujuh Tapak Sejarah Mempertahankan Kemerdekaan Nasional yang diproklamasikan Ir Soekarno,” akunya.

Dijelaskanya, peristiwa ini setara dengan Peristiwa 10 November 1945 di Surabaya, Peristiwa Palagan Ambarawa, Peristiwa Enam Jam Serangan Oemoem di Jogyakarta, Peristiwa Bandung Lautan Api, Peristiwa Perang Medan-Area, dan tentu juga beberapa Peristiwa Merah Putih lainnya di Tanah Air yang patut dikenang sekaligus diteruskan jiwa, semangat dan nilai-nilain kejuangannya.

Sementara itu, Ketua DPC GPPMP Balikpapan Gideon Lantang mengajak komponen dan eksponen merah putih di Balikpapan untuk hadir pada kegiatan Apel & Ziarah Merah Putih di TMP Dharma Agung Balikpapan, Jalan Marsma R Iswahyudi. “Mari kita terus canangkan dan tegakkan Merah Putih di Bumi Kaltim, yang telah sah secara konstitusional sebagai lokasi IKN tercinta. GPPMP dan seluruh jajarannya mendukung pembangunan IKN Nusantara ini,” pungkas Gideon Lantang.(sb-01)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *