Kota Samarinda

Kurangi Angka Kemiskinan, Pemkot Samarinda Luncurkan E-Warong KUBE di 10 Kecamatan

98
×

Kurangi Angka Kemiskinan, Pemkot Samarinda Luncurkan E-Warong KUBE di 10 Kecamatan

Share this article
Wali Kota Samarinda Andi Harun meluncurkan E Warong KUBE pada 10 kecamatan di Samarinda sekaligus menyalurkan bansos Rp 18 miliar bagi 43 ribu warga Samarinda penerima manfaat

SAMARINDA,suarabalikpapan.com-Pemkot Samarinda meluncurkan E Warong Kelompok Usaha Bersama (KUBE) yang dipusatkan di Jalan Perniagaan, Gang Rahmat, Kelurahan Dadi Mulya, pada Senin (21/11/2022).

Peluncuran E Warong KUBE ini dilakukan Wali Kota Samarinda Dr H Andi Harun guna memperluas jangkauannya pada beberapa wilayah di Samarinda. Saat ini, E Warong KUBE yang tersebar pada 10 kecamatan di Samarinda telah mencapai 27 unit. Peluncuran E Warong KUBE ini bersamaan dengan penyaluran kartu ATM bantuan sosial tunai untuk keluarga penerimaan manfaat.

Kepala Dinas Sosial Kota Samarinda, Isfihani mengatakan, E Warong KUBE ini merupakan tempat usaha berbentuk kontainer yang di dalamnya ada etalase diisi dengan berbagai sembako sebagai modal awal untuk menjalankan usaha. “Program ini merupakan tindak lanjut dari Kementerian Sosial RI dalam menjalankan usaha produktif bagi warga penerima manfaat yang setiap unit E Warong KUBE akan dikelola 10 orang,”ungkapnya.

Selain itu, kata Isfihani, pihaknya juga menyalurkan dana bansos sebesar Rp 18 miliar bagi 43 ribu warga penerima manfaat berupa kartu ATM elektronik yang dikeluarkan oleh Bank Kaltimtara. “Inti dari semua program ini adalah Pemkot ingin menjadi trigger dalam meningkatkan daya beli warga agar masyarakat semakin sejahtera. Selain itu, program ini juga merupakan reaksi cepat Pemkot Samarinda dalam melakukan pengendalian inflasi di daerah,” akunya.

Wali Kota Samarinda Andi Harun menyerahkan secara simbolis bansos Rp 18 miliar bagi 43 ribu warga Samarinda penerima manfaat

Sementara, Wali Kota Samarinda Andi Harun dalam sambutanya mengatakan bahwa program ini untuk meningkatkan kesejahteraan warga. Sehingga kedepan ia berharap tidak ada lagi warga miskin di Samarinda. “Harapan saya, dari 27 unit E Warong KUBE ini bisa menjadi embrio munculnya inisiatif baru terhadap lahirnya wirausahawan yang bisa menghidupkan perekonomian di Kota Samarinda, karena gerakan ini bisa memberikan iklim ekonomi yang positif,” akunya.

Begitu pun dengan kartu penyaluran bantuan sosial yang diserahkan secara simbolis, Wali Kota menginginkan bisa menjadi efek domino dalam mempercepat daya serap penyaluran bantuan dan subsidi dari pemerintah sehingga bisa dijadikan sarana transaksi belanja di E Warong tersebut.Sebab dari dana bansos Rp 18 miliar tersebut bersumber dari dana transfer umum sebesar Rp 12 miliar dan Rp 6,831 miliar dari dana isentif daerah.

“Semua dana ini disalurkan kepada penerima bantuan dengan berbagai kategori, diantaranya penyandang disabilitas, wanita sosial rawan ekonomi, masyarakat kurang mampu, ojek online, supir angkot, buruh terkena PHK dan kelompok nelayan serta pembudidaya daya benih ikan,”jelasnya.

Kemudian bantuan tersebut juga ada yang disalurkan dalam bentuk dana tunai dan alat bantu bagi penyandang disabilitas. Ia berharap program ini bisa menjadi edukasi kepada masyarakat agar betul-betul  digunakan untuk penanganan inflasi serta kebutuhan bagi penyandang masalah sosial. “Semoga upaya ini mampu meningkatan ketahanan pangan keluarga penerima manfaat dalam menunggulangi angka kemiskinan di Kota Samarinda,” pungkasnya.(sb-02)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *