DPRD Balikpapan

Warga Karang Joang Balikpapan Keluhkan Air Bersih, DPRD Desak PTMB Segera Tuntaskan

25
×

Warga Karang Joang Balikpapan Keluhkan Air Bersih, DPRD Desak PTMB Segera Tuntaskan

Share this article
Warga Karang Joang Balikpapan mengeluhkan belum adanya sambungan air bersih meski dekat Waduk Manggar. DPRD mendesak PTMB segera menuntaskan distribusi.

BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com – Warga Kelurahan Karang Joang, Balikpapan Utara, mengeluhkan belum terwujudnya sambungan air bersih di wilayah mereka, meski lokasinya berdekatan dengan Waduk Manggar.
Keluhan tersebut mencuat dalam kegiatan reses masa sidang II tahun 2026 yang dilakukan anggota DPRD Kota Balikpapan, Syarifuddin Oddang, di Jalan Soekarno-Hatta KM 10 RT 21, Rabu (29/4/2026).
Oddang menjelaskan, reses merupakan sarana untuk menyerap aspirasi masyarakat. Namun, ia mengaku prihatin karena banyak usulan warga yang belum terealisasi, terutama terkait kebutuhan dasar seperti air bersih.
“DPRD berfungsi menyampaikan aspirasi masyarakat, tetapi banyak yang tidak ditindaklanjuti. Ini menjadi perhatian serius, apalagi menyangkut kebutuhan vital,” ujarnya.
Menurutnya, kondisi ini semakin ironis karena masih ada warga yang belum menikmati layanan air bersih meski tinggal di sekitar sumber air utama kota.
Ketua RT 18, Karlan, mengungkapkan bahwa warga bahkan telah dibebani biaya hingga Rp15 juta untuk pemasangan sambungan air, namun hingga kini belum juga terealisasi.
“Sampai sekarang pemasangan pipa belum dilakukan. Warga meminta agar persoalan ini segera dituntaskan,” kata Karlan.
Kekecewaan warga juga memunculkan ancaman aksi penutupan akses jalan menuju Waduk Manggar sebagai bentuk protes.
Sementara itu, Effendi, warga setempat yang telah tinggal selama sekitar 60 tahun di kawasan tersebut, mengaku belum pernah menikmati layanan air bersih dari jaringan perpipaan.
Perusahaan Daerah Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) melalui perwakilan bidang distribusi, Yusak, menyatakan bahwa pihaknya menghadapi keterbatasan anggaran untuk pembangunan pipa induk.
Ia menjelaskan, selama ini pemasangan jaringan sebagian besar dibantu oleh Dinas Pekerjaan Umum (DPU).
Menanggapi hal tersebut, Oddang meminta PTMB segera mencari solusi, termasuk melakukan pemasangan jaringan secara bertahap jika tidak mampu dilakukan sekaligus.
“Jangan ada pembiaran. Kalau tidak bisa sekaligus, lakukan bertahap, yang penting masyarakat segera mendapatkan akses air bersih,” tegasnya.
Ia berharap persoalan ini segera diselesaikan setelah masa reses, sehingga kebutuhan dasar masyarakat Karang Joang dapat terpenuhi.(sb-03)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *