DPRD Balikpapan

Komisi III Warning Kontraktor Proyek Pengendalian Banjir DAS Ampal, Desember Progres Pengerjaan Harus 32 Persen

97
×

Komisi III Warning Kontraktor Proyek Pengendalian Banjir DAS Ampal, Desember Progres Pengerjaan Harus 32 Persen

Share this article
Wakil Ketua Komisi III DPRD Balikpapan Fadlianoor

BALIKPAPAN,suarabalikpapn.com–Usai inspeksi mendadak (Sidak) ke lokasi proyek pengendali banjir DAS Ampal, baru-baru ini. Komisi III DPRD Kota Balikpapan, akhirnya menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama PT Fahreza Duta Perkasa, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Balikpapan.

RDP yang berlangsung di ruang rapat gabungan Kantor DPRD Balikpapan dipimpin Wakil Ketua Komisi III DPRD Balikpapan Fadlianoor didampingi Direktur Utama PT Fahreza Duta Perkasa Cahyadi, Sekretaris DPU Balikpapan Rafiuddin serta Plt Kabid Sumber Daya Air (SDA) DPU Balikpapan, pada Senin (21/11/2022).

Fadlianoor menjelaskan RDP yang digelar merupakan tindak lanjut dari hasil sidak yang dilakukan komisi III ke proyek pengerjaan DAS Ampal. Hasil pembahasan RDP pihak kontraktor mengakui adanya keterlambatan dalam pengerjaan. “Jadi banyak hal yang menjadi keterlambatan, diantaranya faktor cuaca, adanya pohon, kabel dan sebagainya. Yang jelas kami masih kasih kesempatan PT Fahreza Duta Perkasa selama seminggu kedepan,” kata Fadlianoor kepada awak media.

Ia menuturkan, pihaknya akan melihat sejauh mana progres yang akan dikerjakan pihak kontraktor hingga akhir November nanti. Pasalnya hingga hari ini progres pengerjaan baru mencapai 1 persen, sementara diakhir Desember target pengerjaan harus mencapai 32 persen.

Politikus PDI Perjuangan ini menegaskan, apabila akhir tahun target tidak tercapai, tentunya akan ada sanksi yang akan diberikan. Dan sanksi paling berat yakni memutuskan kontrak dengan pihak kontraktor. “Kalau teknis sanksinya nanti dinas terkait seperti PU yang akan menjelaskan. Yang jelas kita akan lihat progres pengerjaannya dulu sampai akhir November ini,” katanya.

Fadlianoor mengatakan, dari hasil pertemuan dengan PT Fahreza Duta Perkasa berjanji akan menambah jumlah pekerja di lapangan dan menambah jumlah alat berat. “Pihak kontraktor memang sudah mengakui kalau tenaga kerjanya kurang, sebab itulah mulai besok pekerja proyek pengendalian banjir DAS Ampal akan mulai berdatangan. Kita juga sudah minta kepada bagian keuangan Pemkot untuk tidak mencairkan anggaran sementara waktu, sambil menunggu progres pengerjaan,” tegasnya.

Mengenai keberadaan kantor PT Fahreza Duta Perkasa di Jakarta yang dinilai fiktif. Fadlianoor mengatakan, menurut keterangan dari pihak kontraktor bahwa PT Fahreza Duta Perkasa sudah menempati kantor yang baru. Dan Komisi III sendiri sudah meminta alamat kantor yang baru. “Versi dari Dirutnya, sudah pindah ke kantor yang baru. Dan kita sudah minta alamatnya, kemungkinan Komisi III akan datang kesana tanpa ada pemberitahuan,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur PT Fahreza Duta Perkasa, Cahyadi mengakui progres pengerjaan yang dilakukannya baru mencapai 1 persen. Namun pihaknya optimis akhir Desember progress pengerjaan 32 persen bisa tercapai.

Cahyadi menambahkan pihaknya saat ini sudah menambah jumlah pekerja dan beberapa alat berat guna mengejar target pengerjaan 30 persen pada akhir Desember 2022 dengan melakukan pengerjaan siang dan malam. “Ya akan dikerjakan siang dan malam, kita akan kebut pengerjaannya, mudahan saja akhir Desember target 32 persen pengerjaan bisa mencapai target. Kalau soal pekerja kita sudah datangkan mulai hari ini, dan akan datang secara bertahap,”pungkasnya.(sb-02)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *