Provinsi Kaltim

Bank Dunia Matangkan Desain Proyek Pengurangan Emisi Gas Karbon di Kaltim

87
×

Bank Dunia Matangkan Desain Proyek Pengurangan Emisi Gas Karbon di Kaltim

Share this article
Workshop yang digelar Bank Dunia dan Pemprov Kaltim membahas pengurangan gas emisi karbon di Kaltim yang dilaksanakan di Hotel Novotel Balikpapan, pada Rabu (25/1/2023)

BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com-Bank Dunia atau The World Bank menggelar Workshop Pematangan Desain Proyek Enchancing Access to Benefits While Lowering Emissions dan Pelaksanaan Benefit Sharing Plan (BSP) untuk Masyarakat, di Hotel Novotel Balikpapan, pada Rabu (25/1/2023).

Staf Biro Perekonomian Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Fathurrahman mengatakan, kegiatan ini terkait dengan penurunan emisi gas karbon di Kaltim yang difasilitasi oleh Bank Dunia. Penurunan emisi merupakan kerjasama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI dengan Pemprov Kaltim. “Untuk pencapaian penurunan emisi gas karbon sebagaimana kinerja yang sudah dilakukan Pemprov Kaltim, kita sudah laporkan bahwa sekitar 30,8 juta ton emisi gas karbon berhasil kita turunkan,” kata Fathurrahman.

Sekarang ini, kata Dia, sedang dalam proses validasi oleh lembaga terkait. Semoga hasil validasi angkanya tidak jauh dari hitungan yang dilakukan Pemprov Kaltim. “Sekarang ini sedang dilakukan pembayaran tahap awal sebesar 20,9 juta US Dollar dan hari ini sudah kita diskusikan dan sudah ada porsi pembagiannya masing masing untuk pemerintah pusat, 7 kabupaten dan 1 kota serta 414 desa yang akan menerima manfaat dari penurunan emisi karbon tersebut,” terangnya.

Ia menegaskan, dengan berhasil  menurunkan emisi karbon setidaknya Pemprov Kaltim telah melaksanakan sesuai  Peraturan Presiden (Perpers) Nomor 98 Tahun 2021 tentang Nilai Ekonomi Karbon yang didalamnya mengatur mengenai pasar karbon.

“Artinya bagi negara negara yang mampu menurunkan emisi karbon bisa mendapatkan kompensasi pembayaran mengikuti regulasi peraturan yang ada. Sebab Manfaat dalam penurunan emisi karbon. Pertama, manfaat langsung kita mendapatkan sistem pembayaran yang bisa digunakan untuk program pembangunan di daerah dan manfaat kedua yakni lingkungan bersih, hutan dan alam terjaga serta mengurangi resiko bencana,” pungkasnya.(sb-02/adv/diskominfokaltim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *