DPRD Kaltim

Agus Aras Minta Pemprov Telusuri Penyebab Antrean BBM di Kaltim

124
×

Agus Aras Minta Pemprov Telusuri Penyebab Antrean BBM di Kaltim

Share this article
Anggota DPRD Kaltim Agus Aras

SAMARINDA,suarabalikpapan.com-Anggota DPRD Kaltim, Agus Aras berharap agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim bisa menelusuri seluruh penyebab pasti antrean panjang kendaraan mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi di seluruh daerah di Benua Etam. Diketahui beberapa waktu belakangan ini, di tiap SPBU selalu terlihat antrean panjang kendaraan beroda empat hanya untuk mengisi BBM berjenis Pertalite. Antrean ini pun bisa terjadi hampir seharian penuh. 

“Tentu harus segera mengambil langkah-langkah dan solusi agar ini bisa teratasi. Kita harus menelusuri atau mengurai kelangkaan ini atau antrean ini terjadi, apa yang menjadi penyebabnya,” kata Agus Aras pada Jumat, (8/12/2023).
Agus Aras menilai, Pemprov harus mengetahui beberapa penyebab yang bisa menyebabkan antrean tersebut. Bisa dilihat dari suplai pertamina, kuota BBM yang kurang, ataupun ada penyimpangan yang terjadi. 
“Misalnya karena suplai pertamina cukup sesuai kuota yang ada, berarti ada hal permasalahan yang terjadi. Tentu kalau kuotanya cukup, ada tata niaganya yang bermasalah. Tentu ini pengelola SPBU dalam pendistribusian kenapa terjadi antrean seperti ini,”paparnya. 
Terkait informasi penyebab antrean dikarenakan maraknya pengetap, anggota DPRD Dapil Bontang-Kutim-Berau ini menyatakan pengetap tidak bisa sepenuhnya disalahkan, jika sepanjang mereka mendapatkan celah dan dipersilahkan oleh pengelola SPBU itu sendiri. 
“Kalau pengetap sepanjang tidak dilayani SPBU kan pasti mereka tidak bisa melakukan hal-hal seperti itu. Gampang mencegahnya, dari pengelola SPBU nya tidak memberikan pelayanan kepada mereka. Tetap dilayani artinya ada persoalan di situ,”sambungnya. 
Oleh sebab itu, Agus menekankan adanya penelusuran permasalahan oleh pemprov. Agar fenomena antrean ini berakhir. Mengingat, bisa mempengaruhi harga komoditas kebutuhan masyarakat.  “Kami berharap segera berhenti. Sehingga tidak terjadi lagi antrean yang akan menyusahkan bagi pengguna jalan, termasuk masyarakat yang melakukan aktivitas usahanya di sepanjang jalan itu,”tegasnya.(sb-02)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *