Provinsi Kaltim

Wagub Seno Aji Lantik dr Edy Iskandar Sebagai Dokter Ahli Utama di Kaltim

65
×

Wagub Seno Aji Lantik dr Edy Iskandar Sebagai Dokter Ahli Utama di Kaltim

Share this article
Wagub Kaltim, H. Seno Aji, melantik dr Edy Iskandar sebagai Pejabat Fungsional Dokter Ahli Utama. Pelantikan ini menjadi tonggak penting dalam peningkatan layanan kesehatan di Kaltim.

SAMARINDA,suarabalikpapan.com – Wakil Gubernur Kalimantan Timur, H. Seno Aji, secara resmi melantik dr Edy Iskandar dalam jabatan fungsional sebagai Dokter Ahli Utama di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah/janji tersebut berlangsung pada Rabu, (28/5/2025), di Ruang Ruhui Rahayu, Kantor Gubernur Kaltim.
Dalam sambutannya, Seno Aji menekankan bahwa pelantikan ini bukan sekadar proses administratif, melainkan merupakan tonggak penting dalam pengabdian seorang ASN di sektor kesehatan. Ia menyebut jabatan Dokter Ahli Utama sebagai bentuk pengakuan negara terhadap profesionalisme, dedikasi, dan integritas tenaga medis.
“Momentum ini mencerminkan arah transformasi birokrasi kita, yang semakin menempatkan profesionalisme dan kontribusi nyata sebagai inti dari pelayanan publik,” ujar Seno Aji.
Seno Aji juga menyampaikan apresiasi tinggi atas pengabdian dr Edy Iskandar selama menjabat sebagai Direktur RSUD Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan. Di bawah kepemimpinannya, rumah sakit tersebut tak hanya menjadi pusat layanan kesehatan rujukan utama di Kaltim, tetapi juga berhasil mempertahankan akreditasi nasional serta memperkuat kolaborasi lintas sektor.
“Rumah sakit ini berkembang menjadi pusat pembelajaran bagi tenaga medis dan paramedis. Kontribusi beliau menjadi fondasi penting bagi pembangunan sistem kesehatan yang inklusif dan berkualitas,” tambahnya.
Jabatan fungsional ini, kata Seno Aji, memiliki peran strategis dalam memperkuat pelayanan kesehatan, sekaligus menjadi rujukan keilmuan dan etika profesi kedokteran di Kalimantan Timur. Ia berharap dr Edy Iskandar dapat terus memberikan kontribusi yang mendalam sebagai motor penggerak peningkatan mutu layanan kesehatan.
“Ini adalah penugasan moral yang strategis. Bukan sekadar pencapaian karier, tapi juga tanggung jawab besar dalam membina generasi dokter masa depan,” jelasnya.
Dalam konteks pembangunan jangka panjang, Seno Aji menegaskan bahwa Kaltim kini memegang peran strategis, terutama dengan hadirnya Ibu Kota Nusantara (IKN) di wilayah Benua Etam. Oleh karena itu, seluruh sektor, termasuk kesehatan, harus siap menjawab tantangan dan peluang besar menuju Indonesia Emas 2045.
“Keberhasilan Kaltim tidak hanya diukur dari aspek ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga dari kualitas SDM, termasuk kesehatan masyarakat,” tegasnya.
Dengan dilantiknya dr Edy Iskandar sebagai Dokter Ahli Utama, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur berharap dapat memperkuat sistem kesehatan dan meningkatkan profesionalisme tenaga medis dalam menghadapi tantangan pembangunan di era IKN.(SB-02/ADV/DISKOMINFO)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *