Provinsi Kaltim

Gubernur Kaltim Lantik Bupati dan Wakil Bupati Kukar Periode 2025-2030

31
×

Gubernur Kaltim Lantik Bupati dan Wakil Bupati Kukar Periode 2025-2030

Share this article
Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, resmi melantik Aulia Rahman Basri dan Rendi Solihin sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kukar 2025-2030. Pelantikan digelar di Pendopo Lamin Etam, Samarinda.

SAMARINDA, suarabalikpapan.com – Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), H. Rudy Mas’ud atau yang akrab disapa Gubernur Harum, secara resmi melantik Aulia Rahman Basri sebagai Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) dan Rendi Solihin sebagai Wakil Bupati Kukar untuk masa jabatan 2025-2030. Prosesi pelantikan digelar di Pendopo Lamin Etam, Kompleks Kantor Gubernur Kaltim, Senin (23/6/2025).
Dalam sambutannya, Gubernur Harum menyampaikan harapan besar kepada duet pemimpin baru Kukar ini untuk bekerja dengan penuh komitmen, dedikasi, dan integritas.
“Selamat bertugas Pak Bupati Aulia dan Pak Wabup Rendi. Semoga amanah ini dijalankan demi kemajuan Kutai Kartanegara dan kesejahteraan rakyatnya,” ujar Gubernur Harum.
Harapan Gubernur Kaltim untuk Kepemimpinan Baru Kukar
Gubernur Harum menekankan pentingnya membangun hubungan harmonis antara Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Ia berharap kebijakan daerah di Kukar selaras dengan arah pembangunan provinsi, terutama dalam konteks pengembangan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang sebagian wilayahnya berada di Kukar.
“Kutai Kartanegara adalah kabupaten strategis dengan potensi besar, dari migas, tambang, pertanian, kehutanan, hingga wisata budaya. Kepemimpinan inklusif dan kolaboratif akan menjadikan Kukar episentrum pertumbuhan ekonomi baru di Kaltim,” tegasnya.
Dalam arahannya, Gubernur juga meminta Bupati dan Wakil Bupati Kukar untuk fokus pada layanan dasar masyarakat, seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur, lapangan kerja, dan perlindungan sosial.
Ia menekankan pentingnya sinergi program kabupaten dengan visi besar Pemprov Kaltim, yaitu “Kaltim Sukses Menuju Generasi Emas”, serta memastikan program-program seperti Gratispol dan Jospol menjangkau hingga pelosok desa.
Tak kalah penting, Gubernur Harum mengingatkan soal bahaya korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
“Jangan pernah menyalahgunakan kekuasaan. Jadikan jabatan ini sebagai jalan pengabdian, bukan untuk kepentingan pribadi. Lebih baik sederhana tapi terhormat, daripada mewah namun mengkhianati rakyat,” tegasnya.
Bersamaan dengan pelantikan kepala daerah, turut dilantik Andi Deska Pradifa Aulia, istri Bupati Kukar Aulia Rahman Basri, sebagai Ketua TP PKK, Ketua TP Posyandu, Ketua Dekranasda, dan Bunda PAUD Kabupaten Kutai Kartanegara untuk masa jabatan 2025-2030. Pelantikan dilakukan oleh Hj. Sarifah Suraidah Harum, istri Gubernur Kaltim.
Acara pelantikan ini juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji, Sekda Kaltim Sri Wahyuni, serta unsur Forkopimda Provinsi dan Kabupaten Kutai Kartanegara.(SB-02/ADV/DISKOMINFO)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *