Provinsi Kaltim

Wagub Seno Aji Buka Sosialisasi Pemagangan ke Jepang 2025

34
×

Wagub Seno Aji Buka Sosialisasi Pemagangan ke Jepang 2025

Share this article
Wagub Kaltim Seno Aji Buka Sosialisasi Pemagangan ke Jepang, Dorong SDM Unggul Hadapi Tantangan Global

SAMARINDA,suarabalikpapan.com – Wakil Gubernur Kalimantan Timur, H. Seno Aji, secara resmi membuka Program Sosialisasi Pemagangan ke Jepang tahun 2025 yang digelar di Rumah Jabatan Wakil Gubernur Kaltim, Jalan Milono, Samarinda, pada Rabu (25/6/2025).
Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Pendidikan Kaltim, Disnakertrans Kaltim, Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Kaltim, dan Yayasan Sahabat Satu Nusa.
Dalam sambutannya, Wagub Seno Aji menegaskan bahwa tantangan dunia kerja semakin kompleks seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi dan globalisasi. Oleh karena itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi faktor kunci dalam memenangkan persaingan.
“Peningkatan kualitas SDM adalah kunci utama untuk menjawab tantangan ke depan,” tegas Seno Aji.
Ia menilai, program pemagangan ke Jepang bukan sekadar peluang kerja, tetapi juga sarana pendidikan nonformal yang mampu membentuk karakter, keterampilan teknis, kedisiplinan, dan etos kerja peserta.
Magang ke Jepang, Jalan Menuju Generasi Emas
Seno berharap minat lulusan SMA dan SMK di Kaltim untuk mengikuti program magang ke luar negeri, khususnya Jepang, akan terus meningkat. Menurutnya, program ini sejalan dengan visi Kaltim Sukses Menuju Generasi Emas dan program prioritas Gratispol (Gratis Berkualitas Total).
“Kami ingin lulusan SMK dan SMA berlomba-lomba mengikuti program magang agar tidak hanya menjadi penonton dalam pembangunan daerah,” ujar Seno.
Namun, Seno mengingatkan bahwa mengikuti program pemagangan ke Jepang tidak mudah. Peserta harus melalui berbagai tahapan seperti seleksi administrasi, pelatihan dasar, penguasaan bahasa Jepang, serta kesiapan mental dan fisik.
Harapan Pemprov: Lahirkan Pemimpin dan Wirausahawan
Lebih jauh, Seno menegaskan bahwa pengalaman kerja di Jepang diharapkan tak hanya membuat peserta siap kerja, tetapi juga menjadi wirausahawan dan pemimpin di berbagai sektor ketika kembali ke tanah air.
“Kami ingin putra-putri Kaltim menjadi aset pembangunan yang punya pengalaman dan daya saing global,” tutupnya.
Sementara itu, Kepala BPVP Provinsi Kaltim, Eka Cahayana Adi, menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk kerja sama antara BPVP Kaltim, Kementerian Ketenagakerjaan, Disnakertrans Kaltim, Dinas Pendidikan, dan Yayasan Sahabat Satu Nusa.
“Kami berkomitmen meningkatkan kompetensi tenaga kerja melalui program pemagangan ke luar negeri, termasuk ke Jepang,” ungkap Eka.
Ia juga menyebutkan bahwa meskipun sosialisasi telah dilakukan sebelumnya, jumlah pendaftar masih sekitar 40 orang. Melalui kegiatan ini, pihaknya berharap jumlah peserta akan meningkat.
Program pemagangan ke Jepang ini merupakan peluang strategis untuk mencetak SDM unggul dari Kalimantan Timur yang siap menghadapi tantangan global. Dukungan penuh dari Pemprov Kaltim diharapkan mampu mendorong semangat generasi muda untuk berkembang dan berkontribusi bagi daerah dan bangsa.(SB-02/ADV/DISKOMINFO)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *