DPRD Balikpapan

DPRD Hulu Sungai Selatan Lakukan Kunker ke Balikpapan Bahas Efisiensi Dana Transfer Daerah

294
×

DPRD Hulu Sungai Selatan Lakukan Kunker ke Balikpapan Bahas Efisiensi Dana Transfer Daerah

Share this article
DPRD Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) melakukan kunjungan kerja ke DPRD Kota Balikpapan untuk membahas efisiensi dana transfer daerah menyusul pemangkasan anggaran oleh pemerintah pusat.

BALIKPAPAN, suarabalikpapan.com — DPRD Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Provinsi Kalimantan Selatan, melakukan kunjungan kerja (kunker) ke DPRD Kota Balikpapan. Kunjungan ini bertujuan mencari masukan terkait upaya efisiensi pengelolaan dana transfer ke daerah.
Ketua DPRD Kabupaten Hulu Sungai Selatan, H. Akhmad Fahmi, menjelaskan bahwa langkah ini sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang melakukan pemangkasan dana transfer daerah (TKD). Kebijakan tersebut dilakukan untuk mendorong efisiensi serta memperbaiki tata kelola keuangan di tingkat daerah.
“Kita ingin memastikan bahwa efisiensi dana transfer tidak mengganggu program pembangunan daerah. Harapannya, perekonomian nasional dan daerah bisa tumbuh lebih baik,” ujar politisi PKS itu saat ditemui di Gedung DPRD Kota Balikpapan, Kamis (12/11/2025).
Akhmad Fahmi menambahkan, pihaknya memahami kekhawatiran masyarakat terkait potensi kenaikan pajak daerah akibat berkurangnya dana transfer. Namun, ia menegaskan bahwa Kabupaten Hulu Sungai Selatan tidak berencana menaikkan pajak secara signifikan, dan jika pun ada penyesuaian, akan disesuaikan dengan kondisi ekonomi masyarakat.
Lebih lanjut, Fahmi menjelaskan bahwa pemerintah pusat telah memberikan ruang bagi daerah yang mengalami kekurangan anggaran akibat pemotongan TKD untuk melakukan pinjaman ke beberapa bank. Namun, Pemkab HSS memilih fokus pada efisiensi pengelolaan keuangan yang sudah ada, ketimbang menambah beban melalui pinjaman baru.
“Jika ingin melakukan pinjaman, harus dilihat terlebih dahulu seberapa besar pendapatan asli daerah (PAD) mampu menutupi kewajiban tersebut,” ujarnya.
Saat ini, APBD Kabupaten Hulu Sungai Selatan tahun 2025 tercatat sebesar Rp2,1 triliun, namun setelah adanya pemangkasan TKD turun menjadi sekitar Rp1,9 triliun. Artinya terjadi pengurangan sekitar Rp153 miliar. Sementara itu, PAD Kabupaten HSS tahun 2025 mencapai sekitar Rp250 miliar, dengan sumber utama berasal dari pajak galian tambang dan Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan Perkotaan (PBB-P2).(sb-03)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *