DPRD Balikpapan

Ramadan di Balikpapan Tanpa Sweeping, Pemerintah Tegaskan Pengawasan Humanis

149
×

Ramadan di Balikpapan Tanpa Sweeping, Pemerintah Tegaskan Pengawasan Humanis

Share this article
Sekretaris Komisi II DPRD Kota Balikpapan Taufik Qul Rahman

BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com – Pemerintah pusat memastikan pelaksanaan Ramadan di Balikpapan berlangsung tanpa aksi sweeping oleh kelompok tertentu. Pengawasan ketertiban masyarakat sepenuhnya menjadi kewenangan aparat resmi sesuai ketentuan perundang-undangan.
Wakil Menteri Agama, Muhammad Syafi’i, menegaskan bahwa penertiban di lapangan tidak boleh dilakukan secara sepihak, termasuk terhadap pelaku usaha seperti warung makan dan restoran yang tetap beroperasi selama bulan suci.
“Penertiban bukan kewenangan organisasi atau kelompok masyarakat. Itu tugas aparat yang berwenang,” tegasnya.
Sikap pemerintah pusat mendapat dukungan dari Sekretaris Komisi II DPRD Kota Balikpapan, Taufik Qul Rahman. Ia menilai pengawasan selama Ramadan tetap diperlukan guna menjaga ketertiban dan kekhusyukan ibadah, namun harus mengedepankan pendekatan kemanusiaan.
Menurutnya, pelaku usaha masih dapat beroperasi selama mematuhi ketentuan yang telah disepakati bersama, seperti memasang tirai atau pembatas agar aktivitas jual beli tidak terlihat secara terbuka pada siang hari.
“Pengawasan perlu, tetapi jangan sampai mematikan usaha warga. Banyak keluarga menggantungkan penghasilan dari warung makan dan restoran,” ujarnya, Kamis (19/2/2026).
Taufik menegaskan, kebijakan selama Ramadan tidak boleh mengarah pada penutupan total usaha selama satu bulan penuh. Pemerintah daerah diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara penegakan aturan dan keberlangsungan ekonomi masyarakat kecil.
Pendekatan yang dikedepankan adalah kepatuhan terhadap regulasi tanpa mengorbankan sumber penghidupan warga.
Ia juga mendorong agar pengawasan dilakukan oleh Satpol PP hingga ke tingkat kelurahan dan kecamatan. Sosialisasi aturan perlu diperjelas agar tidak memicu polemik maupun kesalahpahaman di lapangan.
Dengan pengawasan yang terukur dan humanis, pelaksanaan Ramadan di Balikpapan diharapkan tetap berlangsung tertib dan khusyuk. Di sisi lain, aktivitas ekonomi masyarakat kecil tetap bergerak dalam koridor regulasi yang jelas.
Pendekatan ini dinilai menjadi jalan tengah antara menjaga nilai-nilai keagamaan dan memastikan stabilitas ekonomi warga selama bulan suci.(sb-02)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *