BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com – DPRD Kota Balikpapan memastikan dukungan penuh terhadap kelanjutan Program Balikpapan Terang pada 2026. Program ini dijalankan Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Perhubungan sebagai bagian dari upaya meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat.
Ketua Komisi III DPRD Kota Balikpapan, H. Yusri, menegaskan bahwa pemasangan penerangan jalan umum (PJU) merupakan bagian dari visi dan misi Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, dalam memperbaiki kualitas lingkungan perkotaan.
“PJU itu bagian dari Program Balikpapan Terang. Kawasan yang terang membuat masyarakat merasa lebih aman. Ini bukan sekadar lampu, tapi soal rasa aman warga saat melintas,” ujar Yusri, Selasa (24/2/2026).
Pada 2026 mendatang, sekitar 2.673 titik PJU akan dipasang dan tersebar di enam kecamatan di Balikpapan.
Yusri menyebutkan, pemasangan tidak hanya difokuskan pada jalan protokol, tetapi juga menjangkau kawasan permukiman dan wilayah yang selama ini minim penerangan.
“Totalnya lebih dari dua ribu titik dan seluruh kecamatan mendapat alokasi. Tidak hanya jalan utama, tetapi juga masuk ke lingkungan warga, termasuk kawasan yang sebelumnya gelap,” tegasnya.
Komisi III DPRD memberikan perhatian khusus pada pemasangan PJU di Jalan Mukmin Faisal Sepinggan. Jalan tersebut dinilai strategis karena menghubungkan tiga kecamatan sekaligus.
Menurut Yusri, jalur tersebut terkoneksi dengan kawasan Batakan di Balikpapan Timur, Kilometer 8 Jalan Soekarno Hatta di Balikpapan Utara, serta Sepinggan di Balikpapan Selatan.
“Konektivitas tiga kecamatan—Balikpapan Selatan, Balikpapan Timur, dan Balikpapan Utara—membuat mobilitas di jalur ini cukup tinggi. Karena itu, penerangan harus menjadi prioritas demi keselamatan pengguna jalan, terutama pada malam hari,” jelas politisi Partai Golkar itu.
Dari sisi pembiayaan, Program Balikpapan Terang 2026 didukung Bantuan Keuangan (Bankeu) dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur serta alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Balikpapan.
“Ada bantuan keuangan dari provinsi dan juga dari APBD kota yang menopang program ini,” ujarnya.
Meski demikian, Yusri mengaku belum mengetahui secara rinci besaran anggaran yang dialokasikan untuk pemasangan ribuan titik PJU tersebut. Ia menyarankan agar detail nominal anggaran dikonfirmasi langsung kepada Dinas Perhubungan Kota Balikpapan.
Program ini diharapkan mampu memperkuat rasa aman masyarakat sekaligus mendukung penataan kawasan perkotaan yang lebih tertib dan nyaman pada 2026 mendatang.(sb-02)
DPRD Balikpapan Dukung 2.673 Titik PJU, Program Balikpapan Terang Berlanjut 2026












