DPRD Balikpapan

DPRD Balikpapan Optimistis Pembangunan Tetap Berjalan Meski Dana TKD Dipangkas

193
×

DPRD Balikpapan Optimistis Pembangunan Tetap Berjalan Meski Dana TKD Dipangkas

Share this article
Anggota DPRD Balikpapan Wahyullah Bandung

BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com-Di tengah pemangkasan dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Balikpapan tetap optimistis pembangunan di Kota Beriman dapat berjalan maksimal.
Optimisme tersebut disampaikan anggota DPRD Balikpapan, Wahyullah Bandung, yang menilai kebutuhan pembangunan di sejumlah wilayah, khususnya Kecamatan Balikpapan Selatan, masih cukup besar.
Wahyullah menegaskan, pembangunan infrastruktur fisik maupun sarana penunjang pelayanan publik perlu mendapat perhatian serius, meski kondisi fiskal daerah sedang terbatas.
Salah satu yang menjadi sorotan adalah Kantor Kelurahan Sungai Nangka. Menurutnya, kondisi aula kantor tersebut belum memadai untuk menampung berbagai kegiatan masyarakat maupun rapat bersama rukun tetangga (RT).
“Ketika ada rapat dengan RT yang memanfaatkan aula kantor kelurahan, kapasitasnya masih sangat terbatas,” ujarnya, Rabu (25/2/2026).
Padahal, pertumbuhan perumahan dan pemukiman di Balikpapan Selatan terus meningkat sehingga kebutuhan ruang pertemuan publik semakin mendesak.
Sebagai perbandingan, Wahyullah menilai aula di Kantor Kelurahan Gunung Bahagia sudah representatif dan multifungsi. Fasilitas tersebut tidak hanya digunakan untuk rapat internal kelurahan, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan masyarakat.
Ia mendorong agar ke depan aula kantor kelurahan di Balikpapan Selatan memiliki fasilitas serupa, bahkan bisa disewakan untuk kegiatan umum.
Selain Gunung Bahagia, aula di Kelurahan Sepinggan Baru juga disebut sudah cukup representatif dan berpotensi dimaksimalkan.
Menurut politisi Partai Golkar itu, konsep aula kelurahan yang representatif bukan hanya menunjang pelayanan publik, tetapi juga dapat menjadi peluang peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Balikpapan sendiri dikenal sebagai kota MICE (Meetings, Incentives, Conventions, and Exhibitions) yang kerap menjadi tuan rumah berbagai kegiatan pertemuan dan acara.
Aula kelurahan, lanjutnya, berpotensi dimanfaatkan untuk kegiatan seperti pernikahan, seminar, hingga pertemuan komunitas. Jika dikelola dengan baik, fasilitas tersebut dapat menjadi sumber pendapatan tambahan bagi daerah.
“Nah, itu bisa jadi potensi PAD juga kalau dimaksimalkan,” tegasnya.
Selain infrastruktur kantor kelurahan, Wahyullah juga menyinggung sektor layanan kesehatan di Balikpapan Selatan. Secara kuantitas, fasilitas kesehatan dinilai sudah cukup tersedia.
Namun demikian, ia menilai peningkatan tetap diperlukan, terutama dari sisi jangkauan layanan dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Di tengah keterbatasan fiskal akibat pemangkasan TKD, DPRD Balikpapan berharap pemerintah kota tetap mampu memprioritaskan program pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, sekaligus membuka peluang baru untuk memperkuat PAD daerah.(sb-02)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *