BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com-Kemacetan yang kerap terjadi di kawasan Simpang Agung Tunggal, Jalan MT Haryono, Balikpapan, akhirnya mendapat perhatian serius dari DPRD setempat. Kawasan ini dikenal sebagai jalur alternatif menuju Perumahan Balikpapan Baru dan sejumlah wilayah di Damai Baru, namun sering mengalami kepadatan, terutama saat jam sibuk pagi dan sore.
Kondisi tersebut dinilai tidak sebanding dengan kapasitas jalan yang sebenarnya tidak dirancang untuk menampung volume kendaraan tinggi.
Sebagai solusi, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Balikpapan mulai menerapkan rekayasa lalu lintas sejak Jumat, 4 April 2026. Langkah ini diawali dengan pemasangan beton blok , yang membentang dari depan Toko Gramedia hingga Kedai Kopi Bubur Nikmat.
Pemasangan beton ini menjadi penanda perubahan pola arus kendaraan di simpang tersebut, sekaligus upaya mengurangi titik kemacetan.
Ketua Komisi III DPRD Balikpapan, H.Yusri, menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan tersebut. Menurutnya, rekayasa lalu lintas memang sudah lama diperlukan untuk meningkatkan kelancaran mobilitas warga.
“Langkah ini sangat membantu masyarakat, terutama pada jam berangkat dan pulang kerja. Selain mengurai kemacetan, juga mengurangi kejenuhan di jalan,” ujarnya pada Kamis (2/4/2026)
Yusri juga mengapresiasi kinerja Kepala Dishub Balikpapan, Muhammad Fadli, yang dinilai aktif menghadirkan inovasi dalam penataan transportasi kota.
Ia berharap ke depan akan semakin banyak terobosan yang dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat, khususnya dalam menciptakan sistem lalu lintas yang lebih tertib dan nyaman.
Untuk mendukung rekayasa ini, Dishub menyediakan dua titik putar balik (U-turn), yaitu: Depan Toko Harvest dan Depan Perumahan BDI.
Pengendara diimbau untuk menyesuaikan rute perjalanan agar tidak terjebak di akses yang telah ditutup.
DPRD mengajak seluruh pengguna jalan untuk mendukung kebijakan ini dengan mematuhi rambu-rambu lalu lintas yang telah ditetapkan.
“Kami mengimbau masyarakat agar selalu taat aturan demi kelancaran dan keselamatan bersama,” tutup Yusri.(sb-02)
DPRD Dukung Rekayasa Lalu Lintas di Simpang Agung Tunggal












