Kota Balikpapan

Bincang-Bincang Pariwisata dengan Awak Media,  Dispar Akui  Dampak IKN Jumlah Wisatawan ke Kaltim Terus Meningkat

214
×

Bincang-Bincang Pariwisata dengan Awak Media,  Dispar Akui  Dampak IKN Jumlah Wisatawan ke Kaltim Terus Meningkat

Share this article
Kabid Pengembangan Pemasaran Pariwisata Dispar Kaltim Restiawan Baihaqi, Kepala Disporapar Balikpapan dr Cokorda Ratih Kusumah dan Ketua Jurusan Pariwisata Politeknik Samarinda I Wayan Lanang Nala berfoto bersama usai kegiatan bincang-bincang pariwisata di Kampung Kangkung Sumber Rejo (Kangbejo) pada Jumat (9/6/2023)

BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com-Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Kaltim menggelar Bincang-Bincang  Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) bersama awak media di Kampung Kangkung Sumber Rejo (Kangbejo) Kelurahan Sumber Rejo, Kacamatan Balikpapan Tengah, pada Jumat (9/6/2023).

Kegiatan ini mengangkat tema “Kesiapan Pariwisata Kaltim Menyosong Ibu Kota Negara (IKN)” di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).
Hadir dalam acara bincang-bincang kali ini Kepala Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Dispar Kaltim Restiawan Baihaqi, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Parawisata (Disporapar) Kota Balikpapan dr Cokorda Ratih Kusumah serta Ketua Jurusan Pariwisata Politeknik Samarinda I Wayan Lanang Nala. Kepala Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Dispar Kaltim, Restiawan Baihaqi dalam sambutanya berharap, semoga  kegiatan ini dapat meningkatkan kesiapan pariwisata Kaltim, dimana Balikpapan sebagai penyanggah IKN. Menurutnya, dampak IKN terhadap kunjungan wisatawan mancanegara (wisman)  ke Kaltim cukup signifikan hingga mencapai 16.507 orang. Sedangkan wisatawan nusantara (wisnu) meningkat  3 kali lipat dari tahun sebelumnya hingga mencapai 6,2 juta orang.
“Banyak wisatawan  menjajaki potensi bisnis di Kaltim dengan adanya pemindahan IKN. Makanya kami harus memberikan informasi tentang spot-spot wisata di Kota Balikpapan,” ujarnya.
Hal senada diungkapkan Kepala Disporapar Kota Balikpapan dr Cokorda Ratih Kusumah, ia mengatakan, dengan adanya pembangunan IKN kurang lebih 10 ribu orang pekerja IKN berada di Balikpapan. Mereka pasti butuh hiburan untuk tempat wisata. Seperti Wisata  Teluk Balikpapan, Mangrove Center Graha Indah, Pantai Segara Sari Manggar serta obyek-obyek wisata lainya.
“Untuk  Pantai Segara Sari Manggar kami menambah fasilitas penunjang berupa tempat parkir yang dibiayai melalui Bantuan Keuangan (Bankeu) Pemprov Kaltim,”  terangnya.
Ia menjelaskan, saat ini jumlah wisatawan yang berkunjung ke Balikpapan terus meningkat sehingga ada penambahan penerbangan rute Balikpapan-Singapura, Balikpapan-Malaysia dan sebaliknya, termasuk yang melalui Pelabuhan Semayang.
“Untuk menunjang kegiatan pariwisata di Balikpapan kami telah menjalin kerja sama dengan pihak hotel untuk memasarkan produk- produk UMKM serta melakukan pengembangan SDM melalui pelatihan usaha jasa bersertifikasi dan industri wisata bekerjasama dengan Asita dan PHRI,” aku dr Ratih panggilan akrab dr Cokorda Ratih Kusumah.
Ketua Jurusan Pariwisata Politeknik Samarinda I Wayan Lanang Nala mengatakan,  untuk pariwisata di Kaltim telah diatur melalui Peraturan Daerah (Perda)  Provinsi Kaltim Nomor 5 Tahun 2022 tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Provinsi Kaltim Tahun 2022-2037.
“Potensi wisata yang ada harus disesuaikan dengan  kondisi daerah masing-masing sehingga tidak bisa dipaksakan. Untuk itu, Balikpapan harus meningkatkan kualitas, fasilitas, serta pelayanan pariwisata, termasuk memasarkan spot-spot wisata dengan membuat paket wisata singkat,” terangnya.
Kedepan, kata I wayan Lanang, Kota Balikpapan juga harus mengembangkan industri kreatif untuk menunjang  pengembangan wisata, sehingga  lebih banyak wisatawan yang berkunjung ke Balikpapan. Diakhir kegiatan dilakukan tanya jawab antara awak media bersama narasumber terkait pengembangan pariwisata di Kaltim dan Kota  Balikpapan khususnya.(sb-03).  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *