Kabupaten Paser

Bupati Fahmi Resmikan Taman Siring Kandilo

84
×

Bupati Fahmi Resmikan Taman Siring Kandilo

Share this article
Bupati Paser dr Fahmi Fadli didampingi Ketua DPRD Hendra Wahyudi dan pimpinan OPD terkait saat peresmian Trotoar dan Taman Siring Kandilo, Rabu (15/2/2023) malam.

TANA PASER,suarabalikpapan.com-Meski Sempat sempat terlambat dikerjakan, akhirnya Trotoar dan Taman Siring Kandilo, Kecamatan Tanah Grogot, diresmikan Bupati Paser dr Fahmi Fadli didampingi Ketua DPRD Hendra Wahyudi dan pimpinan OPD terkait, pada Rabu(15/2/2023) malam.

Bupati Paser dr Fahmi Fadli usai peresmian mengatakan, selain merubah wajah kota yang lebih baik lagi, siring ini diperuntukan bagi ruang publik atau umum, sehingga dengan adanya perubahan ini, saat orang luar berkunjung ke Kabupaten Paser terdapat tempat yang bisa dinikmati untuk bersantai sembari menikmati pemandangan Sungai Kandilo.  
“Ini wajah baru pusat kota dan diperuntukan untuk ruang publik atau umum,” kata Fahmi.  
Setelah peresmian ini lanjut Fahmi, Pemkab Paser bakal melanjutkan pembangunan ketahap selanjutnya di tahun 2023. Kali ini pembangunan yang pertama kedua lanjut ke sebelah Jembatan Putri Petung, dan kemudian dilanjutkan ke depan Masjid Agung.  
“Kami juga berharap ada partisipasi pihak ketiga dalam pembangunan lanjutan Taman Siring Kandilo ini,” ujarnya.   Usai diresmikan, kata Fahmi, pedagang kaki lima (PKL) tidak boleh berjualan di trotoar, pasalnya Pemkab Paser sudah mempersiapkan tempat berjualan di seberang Sungai Tuak.  
“Para pedagang yang ada di arena siring akan direlokasi ke sebrang. Jadi arena Taman Siring Kandilo harus steril supaya tidak terlihat kumuh,” ujarnya.  
Fahmi menambahkan, pembangunan taman ini akan dilanjutkan tahun ini, selain taman siring ini, perawatan akan dianggarkan sesuai kerusakan.  
“Untuk perawatan tentunya akan kami anggarkan lewat DPUTR,” tambahnya.   Sementara itu, Ketua DPRD Paser Hendra Wahyudi mengapresiasi kinerja pembangunan yang dilakukan Pemkab Paser.  
“Kalau tidak ke Monas belum ke Jakarta namanya, kalau belum ke Malioboro belum namanya ke Yogyakarta, nah kalau belum ke Taman Siring Kandilo itu belum namanya ke Tanah Grogot,”pungkas Hendra Wahyudi.(sb-06/adv/kominfo-psr)  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *