TENGGARONG,suarabalikpapan.com — Camat Anggana, Rendra Abadi, menegaskan bahwa program prioritas Kecamatan Anggana pada tahun 2025 akan tetap sejalan dengan visi dan misi Bupati Kutai Kartanegara. Hal ini ia sampaikan sebagai bentuk komitmen mendukung arah pembangunan daerah.
“Tidak mungkin kita membuat program prioritas yang berbeda. Semua harus sesuai dengan visi dan misi Bupati, baik di bidang ketahanan pangan, pendidikan, maupun kesehatan. Semuanya akan diarahkan ke sana,” ujar Rendra Rabu (27/8/2025).
Terkait pembangunan infrastruktur, Rendra menyampaikan bahwa progres di Kecamatan Anggana sudah mencapai tahap yang cukup baik. Dari sisi infrastruktur jalan, hampir 70 persen telah terealisasi. Jalur antar desa juga sudah terkoneksi, meskipun masih terdapat tiga desa di wilayah laut yang memerlukan perhatian lebih lanjut.
“Alhamdulillah, dari segi infrastruktur jalan bisa dikatakan sudah sekitar 70 persen selesai. Jalan antar desa sudah terkoneksi, meskipun masih ada tiga desa di wilayah laut yang perlu perhatian khusus. Kebutuhan dasar seperti air, listrik, dan jaringan di desa-desa itu mulai terpenuhi secara bertahap,” jelasnya.
Salah satu desa yang menjadi perhatian adalah Desa Muara Pantuan. Menurut Rendra, desa tersebut masih mengalami keterbatasan dalam pelayanan listrik.
“Kami berharap listrik di desa laut ini bisa menyala 24 jam penuh. Selama ini baru 12 jam saja. Itu target kami. Sementara untuk air bersih, insya Allah tahun ini masyarakat sudah bisa menikmatinya,” tambahnya.
Ia menekankan bahwa pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat merupakan prioritas utama pemerintah kecamatan. Setelah hal tersebut terpenuhi, pembangunan dapat diarahkan pada sektor-sektor lain yang menunjang kesejahteraan masyarakat.
“Iya, kebutuhan dasar dulu yang kami penuhi,” ungkapnya.
Rendra menyampaikan harapannya agar Kecamatan Anggana bisa menjadi wilayah yang mandiri. Menurutnya, kemandirian dapat diwujudkan dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam, khususnya sektor perikanan dan hasil laut yang selama ini menjadi unggulan Anggana.
“Kami ingin Anggana betul-betul menjadi kecamatan mandiri, mampu mengelola potensi alam yang ada, khususnya hasil laut. Anggana ini kan terkenal dengan udang. Harapannya, masyarakat bisa benar-benar merasakan hasilnya, sehingga perekonomian semakin bagus dan meningkat,” pungkasnya. (adv)
Camat Anggana Fokuskan Program 2025 pada Pemenuhan Kebutuhan Dasar dan Kemandirian Ekonomi












