SAMARINDA,suarabalikpapan.com-Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Puji Setyowati, menyatakan bahwa penting untuk melakukan pengawasan terhadap penyebaran Human Immunodeficiency Virus (HIV) di antara pekerja migran Kaltim, terutama di wilayah Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
Menurutnya, terjadi peningkatan kasus HIV akhir-akhir ini, sehingga perlu segera meningkatkan pengawasan dan kewaspadaan. Bahkan, perkiraan kasus pengidap HIV di Kaltim mencapai 5.000 kasus.
“Mengenai hal ini sebenarnya sudah pernah disampaikan langsung kepada Deputi Otorita IKN, bahwa pekerja bangunan atau konstruksi IKN mayoritas dari luar daerah jadi perlu waspada terhadap HIV itu,” kata Puji.
Puji menyampaikan banyaknya angka pengidap HIV-AIDS mendorong kewaspadaan adanya penyimpangan seksual yang menimbulkan risiko terjadinya penularan secara langsung.
“Akan terus mengalami angka peningkatan HIV jika tidak secepatnya dilakukan pencegahan. Penanganan HIV pada pekerja migran, khususnya bagi mereka yang jauh dari keluarga atau dari luar daerah,” ujarnya.
Kata dia, pencegahan dan pengawasan dapat dilakukan dengan melakukan sosialisasi ataupun kampanye mengenai HIV, memberikan pemahaman terhadap dampak dari penularan.
“Kampanye mengenai HIV merupakan langkah pencegahan dalam meminimalisir terjadinya penularan penyakit serta memantau kesehatan para pekerja migran IKN,” tuturnya.(adv/sb-01)












