
TANA PASER,suarabalikpapan.com-Anggota Komisi I DPRD Paser Rahmadi meminta kepada Pemkab Paser agar anggaran dalam APBD 2023 diprioritaskan untuk perbaikan fasilitas infrastruktur terutama perbaikan jalan penghubung antar desa dan penghubung antar kecamatan. “Permasalahan menyangkut infrastruktur di Paser ini sejak dulu sampai dengan saat ini tidak selesai-selesai oleh karena itu kami meminta Bupati harus dengan bijak mempergunakan anggaran di tahun 2023,” kata Rahmadi, Kamis (1/12/2022).
Rahmadi melanjutkan, dalam upaya meningkatkan perekonomian masyarakat di Paser, salah satunya dengan skala prioritas yakni infrastruktur jalan dan jembatan penghubung antar desa dan kecamatan. Jika melihat cuaca saat ini, Kabupaten Paser dalam 4 bulan terakhir selalu diguyur curah hujan yang tinggi, tentunya banyak sekali desa-desa yang di pelosok terisolir karena infrastrukur jalan yang masih belum memadai serta jembatan. “Jika keadaannya sudah seperti ini masyarakat banyak yang tidak dapat melakukan aktifitas untuk mengeluarkan hasil kebunnya, serta bahan material yang ingin masuk ke beberapa desa akan sangat sulit untuk karena infrastrukur yang belum memadai dan merata,” jelasnya.
Ia berpesan Bupati Paser harus benar-benar sangat bijak dalam menggunakan APBD 2023 yang telah di paripurnakan belum lama ini. Ia berharap jalan antar desa dan kecamatan di Paser dapat selesai minimal 60 sampai 70 persen terutama desa-desa di Kecamatan Muara Samu, Kecamatan Long Ikis, Kecamatan Long Kali, Kecamatan Kuaro, Kecamatan Tanjung Harapan dan Kecamatan Muara Komam. “Harapan kita tidak usah langsung rigitlah, paling tidak pengerasan dulu, karna terlalu mahal rigit itu, yang terpenting akses jalan tersebut dapat dilewati dulu,” ujarnya.
Rahmadi menambahkan, inilah harapan DPRD Paser kepada Pemkab Paser dalam menggunakan anggaran berdasarkan kebutuhan bukan berdasarkan kepentingan Politik. “Harus lebih diprioritaskan berdasarkan kebutuhan bukan karena kepentingan politik,”pungkasnya.(sb-06)












