DISDAG BALIKPAPAN

Disdag Balikpapan Pastikan Layanan Publik Tetap Berjalan Meski Anggaran Dipangkas

89
×

Disdag Balikpapan Pastikan Layanan Publik Tetap Berjalan Meski Anggaran Dipangkas

Share this article
Kepala Dinas Perdagangan Kpta Balikpapan Haemusri Umar


BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com – Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Balikpapan memastikan seluruh layanan publik tetap berjalan meski sejumlah program fisik harus ditunda akibat pemangkasan anggaran.
Kebijakan ini mengikuti penyesuaian Dana Transfer Daerah (TKD) dari pemerintah pusat yang berdampak pada anggaran pembangunan daerah. Kepala Disdag Balikpapan, Haemusri Umar, menyebut pemangkasan TKD sekitar Rp1,05 triliun membuat dinas hanya mampu menjalankan sekitar 34 persen dari total anggaran semula.
“Dari seratus persen anggaran, hanya sekitar 34 persen yang bisa kami jalankan. Sisanya kami tunda sampai kondisi fiskal daerah kembali normal,” jelas Haemusri saat menghadiri rapat di Gedung DPRD Kota Balikpapan, Kamis (06/11/2025).
Program revitalisasi pasar menjadi yang paling terdampak, termasuk Pasar Inpres, Pasar Induk, Pasar Sepinggan, dan Pasar Klandasan, yang sebelumnya dijadwalkan dikerjakan tahun 2026. Fokus anggaran kini dialihkan ke kebutuhan dasar agar layanan publik tetap berjalan lancar.
“Untuk sementara, kami prioritaskan hal-hal wajib seperti listrik, air, belanja pegawai, dan operasional pasar. Tapi prinsipnya, layanan masyarakat tidak boleh berhenti,” tegas Haemusri.
Meski menghormati kebijakan pemerintah pusat di tengah ketatnya kondisi fiskal nasional, Haemusri berharap perekonomian segera pulih sehingga pembangunan pasar rakyat dapat dilanjutkan.
“Begitu pendapatan negara membaik, otomatis transfer ke daerah meningkat. Dari situ baru kita bisa melanjutkan pembangunan pasar yang tertunda,” ujarnya.
Sementara itu, Disdag tetap melanjutkan revitalisasi Blok D Pasar Klandasan yang kini sudah mencapai 65 persen. Proyek ini ditargetkan rampung sebelum 20 Desember 2025.
“Dengan selesainya Blok D, kami melengkapi perbaikan blok-blok sebelumnya. Kami tetap berusaha memberikan wajah baru bagi pasar tradisional di Balikpapan,” tutup Haemusri.(sb-01)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *