TANA PASER,suarabalikpapan.com-Tahun 2024 telah dicanangkan oleh Presiden RI Joko Widodo bahwa Indonesia sebagai negara digital yang dimulai dari Kabupaten/Kota. Demikian diungkapkan Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfostaper) Kabupaten Paser, Ina Rosana. “Dengan adanya program tersebut, kami bersyukur bapak Bupati Paser dr Fahmi Fadli serta Ketua DPRD Paser Hendra Wahyudi ST memberikan perhatian yang besar terkait digitalisasi ini,” kata Ina Senin (20/2/2023).
Diskominfostaper Targetkan Tak Ada Desa Blank Spot di Paser Tahun Ini
Menurut Ina, keinginan Presiden tersebut telah sesuai dengan ditetapkannya Kabupaten Paser sebagai Kabupaten Smart City yang akan ditindaklanjuti hingga ke tingkat desa (smart village) sehingga membutuhkan sarana dan prasarana pendukung, seperti jaringan Device Provisioning Service (DPS) serta prasarana lainnya guna mendukung digitalisasi.
“Dengan adanya keinginan Bupati dan Ketua DPRD tentunya kami dari Diskominfostaper segera menyusun rencana aksi dalam rangka mendukung digitalisasi khususnya di Paser sehingga target Bupati 2023 tak ada lagi desa blank spot bisa tercapai,” jelasnya.
Tak hanya itu kata Ina, pihaknya juga bakal mempersiapkan titik-titik pelayanan jaringan internet yang lebih banyak, pasalnya hingga 2023 Diskominfostaper telah melayani 296 titik jaringan internet meliputi seluruh OPD, Puskesmas, Pusban dan beberapa sekolah.
“Targetnya dapat mengkaver lebih banyak lagi agar dapat mendukung digitalisasi. Jadi infrastruktur itu tidak hanya jembatan dan jalanan, namun juga jaringan internet merupakan bagian dari infrastruktrur pendukung digitalisasi,” ujarnya.
Ina menambahkan, program jangka pendek yang bakal dilakukan dalam waktu dekat pihaknya yakni bakal mendigitalisasi seluruh OPD dalam memberikan layanan, kemudian meningkatkan titik layanan jaringan internet sampai ke Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD). Tak hanya itu, pihaknya juga bakal membangun 3 menara telekomunikasi di Desa Belimbing, Desa Muara Toyu serta Desa Muara Payang menggunakan dana APBD Paser, kemudian mengintegrasikan semua aplikasi guna mendukung Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan smart city.
“Semua itu merupakan bentuk dukungan Pemkab Paser dalam rangka program pemerataan digitalisasi di Paser, dan Kominfostaper bakal melakukan pelatihan peningkatan literasi digital bekerja sama dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDM) Banjarmasin Kementerian Kominfo RI tahun ini,”pungkasnya.(sb-06/adv/kominfo-psr)












