by

DPRD Paser Gelar RDP, Bahas Komitmen PT Sinar Alam Niaga Raya Terhadap Petani Plasma

TANA PASER,suarabalikpapan.com-DPRD Paser mengelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan sejumlah pihak terkait membahas komitmen PT Sinar Alam Niaga Raya terhadap petani plasma, di Ruang Rapat Bapekat Sekretariat DPRD Paser, pada Selasa (4/12/2021).

Rapat dipimpin Ketua Komisi I DPRD Paser H Hendrawan Putra didampingi, Ketua Komisi II Ikhwan Antasari, Ketua Komisi III Edwin Santoso, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ina Rosana, anggota DPRD  Basri Mansyur, H Lamaludin, M Saleh, Aji Muhamad Jarnawi, M Ramli S Bakti serta Yairus Pawe.

Ketua Komisi I Hendrawan mengatakan, permasalahan terkait lahan seluas 154 hektar yang dimiliki Forum Petani Sawit Taka Low Desa Bai Jaya hingga kini belum masuk dalam Calon Penerima Petani Plasma (CPP). Hal ini yang menjadi permasalahan antara pihak perusahan dengan Forum Petani Sawit Taka Low. “Rencananya tanggal 26 Januari 2022 nanti pihak kecamatan dan desa akan memfasilitasi insyallah ada jalan keluar yang baik,” ucapnya.

Dalam RDP tersebut DPRD Paser juga telah mempertanyakan bagaimana komitmen dari perusahaan terhadap masyarakat. “Kami tegaskan tadi pihak perusahaan harus taat, tunduk dan patuh terhadap apa saja yang telah menjadi ketentuan yang baku dalam mengolah investasi di Paser,” ucapnya.

Hendrawan menegaskan, apa saja investasi yang berada di Paser harus tunduk dan patuh terhadap peraturan yang ada, serta tidak mengesampingkan nilai-nilai tingkat sosial di daerah. Contohnya, apabila didalam undang-undang harus mengeluarkan 20 persen tentunya harus dikeluarkan itu. “Jadi apabila ada urusan internal perusahaan meraka diambil oleh perusahan lain yang masuk dalam grup perusahaan meraka yaitu PT Prediksi, itu urusan internal mereka, kalau tidak mau diambil yaa rubah IUP-nyalah,” tegasnya.

Sementara itu Manager kemitraan PT Sinar Alam Niaga Raya Ir Muhamad Amir mengatakan, hal ini merupakan masalah internal dari warga, yang merasa tidak tercatat dalam CPP dan pihak perusahaan tidak ada masalah. “Jadi pertemuan ini bertujuan untuk melakukan perbaikan semua khususnya bagi warga yang belum mendapatkan bagian juga mendapatkan bagian lahan plasma dan dari pihak perusahaan tidak ada masalah,” pungkasnya.(sb-06)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Berita terkini