Ekonomi

Dräger Luncurkan X-am 2600 dan SCBA PSS 3000E untuk Lindungi Pekerja di Area Berisiko Tinggi

476
×

Dräger Luncurkan X-am 2600 dan SCBA PSS 3000E untuk Lindungi Pekerja di Area Berisiko Tinggi

Share this article
Dräger Indonesia meluncurkan detektor gas X-am 2600 dan alat bantu pernapasan SCBA PSS 3000E untuk tingkatkan keselamatan kerja di ruang terbatas.

JAKARTA,suarabalikpapan.com – Dräger Indonesia kembali menegaskan komitmennya terhadap keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dengan meluncurkan dua perangkat inovatif: detektor gas portabel X-am 2600 dan alat bantu pernapasan SCBA PSS 3000E. Keduanya dirancang khusus untuk memberikan perlindungan maksimal bagi pekerja di lingkungan berisiko tinggi, seperti ruang terbatas (confined space).
Peluncuran resmi dilakukan dalam acara workshop bertajuk “Managing Risks: Confined Space Entry & Health and Safety at the Workplace” yang berlangsung di kantor pusat Dräger Indonesia, Jakarta.
Berdasarkan data dari Kementerian Ketenagakerjaan RI, tercatat 462.241 kasus kecelakaan kerja sepanjang 2024. Penyebab utamanya antara lain kelalaian prosedur, kurangnya pelatihan, hingga paparan gas berbahaya dan suhu ekstrem—risiko yang umum di sektor migas, pertambangan, dan konstruksi.
Detektor X-am 2600 mampu mendeteksi empat parameter gas secara real time: Oksigen (O₂), Karbon monoksida (CO),
Hidrogen sulfida (H₂S) dan Gas mudah terbakar.
Perangkat ini menggunakan teknologi sensor CatEx yang tahan lama, mudah dirawat, dan hadir dengan desain ergonomis yang ringan, memudahkan mobilitas pekerja di lapangan.
SCBA PSS 3000E: Alat Pernapasan untuk Kondisi Ekstrem
Sementara itu, SCBA PSS 3000E adalah self-contained breathing apparatus (SCBA) yang dirancang untuk menghadapi situasi seperti paparan gas beracun, kekurangan oksigen, hingga suhu tinggi.
Keunggulannya: Bobot ringan, Harness ergonomis dan tahan lama, Kenyamanan maksimal bagi petugas lapangan dan tim darurat dan Komitmen Jangka Panjang untuk Industri dan Karyawan.
Ratna Kurniawati, Managing Director Dräger Indonesia, menyatakan bahwa peluncuran kedua produk ini memperkuat posisi Dräger sebagai mitra industri yang berkomitmen terhadap lingkungan kerja yang aman.
“Keselamatan kerja tak cukup hanya dengan regulasi. Diperlukan perangkat yang andal dan responsif dalam kondisi darurat,” tegasnya.
Senada dengan itu, Siva Salitoray, Head of Safety Dräger Indonesia, menekankan bahwa inovasi ini sejalan dengan visi “Technology for Life” yang telah menjadi semangat perusahaan sejak 1889.
Menurut praktisi EHS, Emanuel Eko Haryanto, penggunaan perangkat canggih seperti X-am 2600 dan SCBA memang vital, namun pelatihan dan standar operasional prosedur (SOP) tetap menjadi fondasi.
“Peralatan canggih tidak akan optimal tanpa SDM yang terlatih dan simulasi yang rutin,” ujarnya.
Sebagai bagian dari komitmen jangka panjang, Dräger Indonesia juga menyediakan layanan purna jual dan pelatihan bersertifikat untuk memastikan perangkat berfungsi optimal dalam setiap kondisi.
Melalui inovasi ini, Dräger mengajak pelaku industri untuk tidak hanya mematuhi regulasi seperti UU No. 1 Tahun 1970 dan ISO 45001:2018, tetapi juga menjadikan investasi keselamatan sebagai bagian dari strategi bisnis berkelanjutan.(sb-02)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *