Olahraga

ESI Paser Lakukan Seleksi Atlit untuk Bertarung di PON Papua

94
×

ESI Paser Lakukan Seleksi Atlit untuk Bertarung di PON Papua

Share this article
Para atlet yang bertarung di Grand Final Mobile Legends ESI Paser

TANA PASER,suarabalikpapan.com-Esports Indonesia (ESI) Kabupaten Paser sedang menjaring atlit yang akan mewakili Kaltim di PON XX Papua 2021. “Untuk menjaring atlet PON, ESI Kabupaten Paser menggelar turnamen atau kejuaraan sekaligus mencari atlet berbakat mewakili Paser dan Kaltim pada setiap perlombaan,” kata Ketua ESI Kabupaten Paser, Hendra Wahyudi, kepada media ini, pada Kamis (15/7/2021)

Ketua DPRD Paser ini mengaku, sedang menjajaki peluang agar atletnya bisa bertarung di PON Papua 2021. Untuk itu, dilakukan seleksi secara ketat agar atlet ESI Paser bisa mengikuti seleksi tingkat provinsi. “Jika, mereka lolos di provinsi maka akan mewakili Kaltim di PON Papua tahun ini,” aku Hendra.

Sementara itu, Ketua Panitia Seleksi Atlet ESI Kabupaten Paser, Haikal mengatakan, ada empat jenis lomba yang dipertandingkan yakni PUBG, Mobile Legends, Free Fire, dan PES. “Untuk PES sendiri pada Mei lalu sudah dilakukan seleksi. Yakni Agus Frans Setyo (21) dari Tanah Grogot, yang mewakili Paser,” kata Haikal, Rabu (14/7/2021).

Haikal menuturkan, untuk games Free Fire, pemenangnya dari Tim Taka New Era dari Tanah Grogot, mereka berhasil menyingkirkan  72 Tim pesaingnya. “Untuk 1 Tim Free Fire itu 4 orang. Pada babak penyisihan dilakukan secara online, artinya mereka tidak langsung bertemu dan bertatap muka. Setelah itu terpilih 12 Tim untuk masuk di grand final yang dilaksanakan kemarin. Ini dilakukan secara offline. Gamers langsung langsung berhadapan,” jelasnya.

Lanjut Haikal, untuk Free Fire sendiri, hanya satu slot yang bisa mewakili Kabupaten Paser di tingkat Provinsi. Malam Rabu digelar grand final untuk Mobile Legends 2 Slot akan mewakili Paser. “Mereka dipilih dari 24 tim, masing-masing tim 5 orang. Untuk  posisi pertama diisi oleh Waf Team Tanah Grogot dan Kedua Fallen Angels Longkali. Jadi keduanya akan mewakili Paser di Samarinda, hari selanjutnyajuga dilangsungkan grand final PUBG yang diikuti 8 tim dari 40 tim yang mengikuti lomba,” pungkasnya.(sb-06)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *