
TANA PASER,suarabalikpapan.com-Bupati Paser dr Fahmi Fadli dan Wakil Bupati Syarifah Masitah Assegaf bersama seluruh pimpinan OPD menggelar rapat evaluasi 100 hari kerja pemerintahan, di Ruang Rapat Sadurengas Pemkab Paser, Kamis (3/6/2021). Bupati Paser Fahmi Fadli, mengatakan, dirinya sangat berharap ada progres positif setiap program kerja pada masing-masing OPD di lingkungan Pemkab Paser selama 100 hari kerja bupati dan wakil bupati sesuai visi dan misi Paser Maju Adil dan Sejahtera.
Menurutnya periode kepala daerah saat ini kurang lebih 4 tahun, sehingga harus berlari sangat cepat sebab target normal penyelesaikan program kerja harusnya selama 5 tahun. “Ingat, bahwa masyarakat Paser menginginkan realita, bukan hanya wacana. Dokumen perencanaan yang setebal apapun, dengan isi yang tersusun secara sistematis, terukur, ataupun akuntabel, jika tidak di tindaklanjuti dengan langkah kerja yang nyata, maka hanya berakhir sebagai seonggok kertas tanpa makna,” ujarnya.
Untuk itu, ia mendesak agar para perangkat daerah yang membidangi tugasnya masing-masing harus berkomitmen bersama kepala perangkat daerah dalam mewujudkan kegiatan pembangunan sesuai visi dan misi Paser MAS. “Memang benar, bahwa dokumen RPJMD saat ini masih dalam tahap penyusunan, namun kita harus tetap bekerja seiring dengan penyusunan dokumen itu,” akunya.
Selain itu, dalam tiga bulan pertama kebersamaan Bupati ingin mengetahui sudah sejauh mana kemajuan program dan kegiatan di masing-masing perangkat daerah, baik secara fisik maupun keuangan. “Kami telah mengunjungi semua instansi pemerintahan, baik yang berhubungan langsung maupun tidak langsung terhadap pelayanan masyarakat. Kami juga melakukan beberapa penggalian informasi ke lapangan dengan observasi dan wawancara kepada masyarakat,” akunya.

Dari sini dapat disimpulkan sementara, bahwa ada ekspektasi masyarakat yang sangat besar, untuk melihat daerah mereka, dua atau tiga tahun ke depan, menjadi jauh lebih baik dari kondisi sekarang ini. “Mari bekerja dengan cekatan, hilangkan segala hambatan baik teknis maupun non teknis. Berikan penataan dan pembinaan yang baik dan efektif terhadap sumber daya manusia dan potensi yang dimiliki,” pintanya.
Ia berharap pada pertemuan seperti ini, jangan hanya sebatas seremonial, namun akan ditindak lanjuti dalam karya yang nyata. “Semua keputusan, maupun kebijakan, akan segera kita realisasikan secara terukur berdasarkan skala prioritas,” akunya.
Menurut Bupati, dirinya masih melihat ada sejumlah pejabat yang berjalan secara sendiri-sendiri. Untuk itu, ia mengajak untuk berjalan bersama, satu komando. “Ada hal-hal yang bisa langsung disampaikan kepada masyarakat secara langsung, namun ada juga yang tidak. Semoga kita semua bisa memahami hal ini,” harapnya.(adv/sb-06)












