Provinsi Kaltim

Gubernur Kaltim Dorong Puskesmas Lebih Humanis dan Bersertifikasi untuk Tingkatkan Layanan Kesehatan

89
×

Gubernur Kaltim Dorong Puskesmas Lebih Humanis dan Bersertifikasi untuk Tingkatkan Layanan Kesehatan

Share this article
Gubernur Kaltim, Dr. H. Rudy Mas’ud, menegaskan pentingnya pelayanan humanis dan sertifikasi di seluruh Puskesmas Kaltim

SAMARINDA,suarabalikpapan.com – Gubernur Kalimantan Timur, Dr. H. Rudy Mas’ud, mendorong seluruh Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di wilayahnya untuk memberikan pelayanan yang lebih humanis, ramah, dan berkualitas kepada masyarakat.
Pernyataan ini disampaikan Gubernur yang akrab disapa Harum saat menerima audiensi Ketua Umum DPP Akselerasi Puskesmas Indonesia (Apkesmi), Kusnadi, dan Ketua Panitia Seminar dan Lokakarya Nasional, drg Farida, di ruang kerjanya pada Senin (30/6/2025).
“Puskesmas harus menjadi tempat yang tidak hanya menyembuhkan, tapi juga menenangkan. Pelayanan yang humanis membuat warga merasa diperhatikan dan nyaman,” kata Harum.
Menurutnya, pelayanan medis yang baik perlu diiringi dengan sikap empati dari tenaga kesehatan. Pendekatan ini diyakini akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan dasar, khususnya Puskesmas.
Harum menegaskan bahwa dirinya pun, sebagai warga biasa, menginginkan pelayanan kesehatan yang menenangkan dan bukan malah menambah stres.
“Kalau kita dilayani dengan ramah dan santun, petugasnya humanis, pasti kita merasa lebih tenang. Saya juga begitu kalau berobat,” ucapnya.
Gubernur Harum juga menargetkan agar seluruh Puskesmas di Kalimantan Timur segera mendapatkan sertifikasi sebagai bentuk peningkatan mutu layanan.
“Sertifikasi Puskesmas sangat penting, bukan hanya formalitas, tapi bentuk komitmen untuk meningkatkan standar pelayanan, fasilitas, dan kualitas SDM,” tegasnya.
Sertifikasi ini akan menjadi tolok ukur bahwa masyarakat menerima layanan kesehatan yang berstandar nasional, aman, dan profesional. Pemerintah daerah, lanjut Harum, bertanggung jawab untuk memastikan bahwa setiap Puskesmas memenuhi persyaratan dari sisi fasilitas, tenaga medis, hingga prosedur pelayanan.
“Kalau kita ingin jumlah kunjungan meningkat, ya pelayanannya harus diperbaiki dulu. Bukan hanya mengeluh warga enggan berobat,” tambahnya.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur, dr Jaya Mualimin, mencatat saat ini terdapat sekitar 187 Puskesmas yang tersebar di 10 kabupaten/kota. Jumlah tersebut terdiri dari Puskesmas rawat inap dan non rawat inap.
Namun, jumlah kunjungan pasien bervariasi dan cenderung fluktuatif, apalagi setelah menjamurnya klinik-klinik kesehatan swasta.
“Ada Puskesmas yang hanya mencatat 4.000 kunjungan per bulan, tapi ada juga yang mencapai 63.000 kunjungan,” jelas Jaya.
Dengan adanya dorongan dari Gubernur untuk meningkatkan kualitas dan humanisasi pelayanan, serta melaksanakan sertifikasi menyeluruh, diharapkan kepercayaan dan antusiasme masyarakat untuk berobat ke Puskesmas dapat meningkat secara signifikan.(SB-02/ADV/DISKOMINFO)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *