Provinsi Kaltim

Gubernur : Kondusifitas Daerah Kunci Menjaga SDA dan Wilayah

39
×

Gubernur : Kondusifitas Daerah Kunci Menjaga SDA dan Wilayah

Share this article
Gubernur Kaltim Isran Noor

SAMARINDA,suarabalikpapan.com-Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian baru-baru ini di Rakornas Ketahanan Ekonomi, Sosial dan Budaya se Indonesia dalam rangka Jelang Menghadapi Pemilu 2024 di Kendari mengungkapkan jumlah penduduk, wilayah dan kekayaan alam Indonesia sangat besar. Untuk menjaga itu semua, menurut dia diperlukan kondusifitas dan tercipta kedamaian di negara ini. Hal itu pun direspon baik Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor.

Menurut Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) ini, apa yang disampaikan Mendagri Tito benar. Karena, Provinsi Kaltim sudah bisa dihitung berapa luas wilayah dan sumber daya alam yang dihasilkan. Meski, diakuinya jumlah penduduk Kaltim jauh lebih sedikit dari Pulau Jawa maupun Sulawesi. Gubernur Isran menegaskan, mendukung dan menjaga sumber daya alam (SDA) yang besar dan luas wilayah agar tetap aman, maka kondusifitas daerah menjadi kunci utamanya. Karena, sejumlah konflik yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia mengakibatkan tidak kondusifnya daerah dan hubungan antar sesama kurang harmonis, baik agama, suku dan budaya.
“Alhamdulillah Provinsi Kaltim mampu menjaganya, kuncinya bersama menjaga kondusifitas daerah. Meski, memiliki sumber kekayaan alam melimpah dengan luas wilayah satu kali Pulau Jawa dan presentase penduduk tak banyak. Tetapi, mampu membangun harmonisasi,” ucapnya.
Menurut dia, saat ini jumlah penduduk Kaltim kurang lebih 3,9 juta jiwa. Dengan presentase kurang lebih 35 persen suku Jawa sisanya dari Sulawesi, Sumatera, Banjar dan Kutai serta Dayak. Kondisi penduduk yang heterogen, membuat Provinsi Kaltim tetap mampu memelihara kondusifitas daerah. Karena, menjaga kondusifitas daerah maka Provinsi Kaltim jauh dari konflik sosial. Sebab, sesuai arahan Mendagri Tito Karnavian, sambungnya, konflik sosial menjadi ancaman paling tinggi ketika daerah ingin sukses. “Alhamdulillah, ditetapkan Provinsi Kaltim sebagai Ibu Kota Nusantara menjadi bukti kondusifitas daerah di Benua Etam terjaga dengan baik. Untuk itu, semua pihak, saya harapkan tetap bersatu mendukung pemerintah menyukseskan program pembangunan di daerah,” pesannya. (sb-02/adv/kominfo-kaltim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *