Provinsi Kaltim

Guru Berperan Penting Cegah Stunting Sejak Dini

24
×

Guru Berperan Penting Cegah Stunting Sejak Dini

Share this article
Wakil Gubernur Kalimantan Timur H Hadi Mulyadi

SAMARINDA,suarabalikpapan-Penanganan dan pencegahan kasus stunting perlu keterlibatan seluruh pemangku kepentingan di daerah, tidak terkecuali peran dunia pendidikan khususnya pihak sekolah dan para pendidik (guru). Menurut Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi, Pemerintah tidak mungkin bekerja sendiri, tetapi memerlukan keterlibatan dan dukungan tokoh agama, para alim ulama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, terlebih para guru.

“Kalau orangtua menasehati kadang kurang didengar, tapi kalau guru kan pasti didengar,” kata Wagub Hadi Mulyadi saat Pertemuan Satuan Tugas (Satgas) Stunting dengan Pemangku Kebijakan di Crystall Ballroom Hotel Mercure Samarinda, baru-baru ini.
Karenanya, para guru dan pihak sekolah harus berperan maksimal untuk membangun kesadaran sejak dini bagi siswa-siswi didiknya terkait pola hidup dan pola makan yang sehat. Edukasi tentang pola makan dan hidup sehat yang diberikan para guru lanjutnya, sangat penting bagi anak didiknya terkait pencegahan stunting sejak dini.
“Ya sesuai tiga sasaran kita, salah satunya remaja usia pra nikah. Meski diberikan edukasi sejak usia sekolah dasar atau pun PAUD, agar mereka memahami pola makan yang sehat dan baik untuk tubuh,” ungkapnya.
Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Provinsi Kaltim ini sangat berharap masalah pola makan dan pola hidup sehat secara masif disampaikan guru dan pihak sekolah walaupun tidak harus mata pelajaran khusus.
“Tidak dipungkiri anak-anak saat ini lebih suka mengonsumsi makanan yang instan, padahal terkadang tidak ada kandungan protein dan gizi yang baik didalamnya,” jelasnya.
Bagi mantan legislator Karang Paci dan Senayan ini edukasi menitikberatkan tentang stunting saat ini sangat penting, sebab menjadi permasalahan serius di Indonesia, juga Kaltim. Diantaranya, edukasi gerakan masyarakat hidup sehat yang digaungkan secara nasional melalui Kementerian Kesehatan. Maka, para guru harus mengambil peran penting didalamnya agar tidak hanya sekedar jargon tapi tidak terlaksana di tingkat lapang.
“Kita berharap implementasi gerakan masyarakat hidup sehat ini akan tercipta generasi sehat, berkualitas dan berdaya saing. Generasi yang terbebas dari ancaman stunting,” harapnya.(sb-02/adv/kominfo-kaltim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *