DISKOMINFO KALTIM

Jadi Keynote Speaker Seminar Nasional, Sekda Sri Paparan Mewirausahakan Birokrasi

58
×

Jadi Keynote Speaker Seminar Nasional, Sekda Sri Paparan Mewirausahakan Birokrasi

Share this article
Sekda Kaltim Sri Wahyuni berfoto bersama usai menjadi keynote speaker Seminar Nasional yang digelar Fisipol Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda, Senin (18/12/2023).

SAMARINDA,suarabalikpapan.com-Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Sri Wahyuni menghadiri sekaligus keynote speaker Seminar Nasional bertema Mewirausahakan Birokrasi yang digelar Fisipol Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda, Senin (18/12/2023). Berbicara esensi kewirausahaan birokrasi, Sekda Sri Wahyuni mengatakan bagaimana membangun semangat pemerintahan dengan spirit entrepreneur. Namun lanjutnya, tidak menjadikan pemerintahan berbisnis, tetapi tata kelola yang menyerupai bagaimana bisnis itu menjalankan organisasinya.

“Bagaimana bisa menjalakankan organisasinya, pasti orang bisnis tidak mau rugi. Supaya tidak rugi bagaimana, harus efisien, harus efektif di dalam penggunaan sumber dana, sumber daya dan personil,” kata Sri Wahyuni di Ruang Serbaguna Kampus Biru Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda. Efektivitas, inovasi dan kreativitas, menurut Sekda spirit di bidang dunia usaha yang harus mewarnai tata kelola pemerintahan. Karena itu, perubahan sistem di dalam organisasi pemerintah secara fundamental harus meliputi tujuan dan harus jelas tujuannya.
“Ketika organisasi itu mencapai tujuan. Ketika ada prestasi yang dilakukan oleh karyawan, seperti apa sistem reward dan punishmentnya. Juga transparansi, akuntabilitas dan struktur kekuatan organisasi pemerintahannya,” ujarnya.
Didalam tata kelola pemerintahan negara yang maju dan bebas korupsi adalah negara yang menerapkan good government serta pengelola pemerintahan dengan sistem bekerja birokrasi yang efisien, efektif dan inovatif.
“Negara-negara yang menerapkan spirit entrepreneur dalam penyelenggaraan pemerintahan adalah negara-negara yang memimpin dalam pelayanan publik. Seperti negara kecil Estonia, pecahan dari negara Yugoslavia. Dimana telah menerapkan birokrasi yang efisien dan efektif. Saat ini menjadi rujukan penyelenggaraan pelayanan publik yang efisien, efektif dan semua serba digital,” tandasnya.
Sri Wahyuni memaparkan sepuluh prinsip kewirausahaan birokrasi yaitu pemerintahan yang katalis, kompetitif, digerakkan oleh misi, berorientasi hasil dan pelanggan, wirausaha, antisipatif, desentralisasi, serta berorientasi pasar.
Seminar Nasional dibuka secara resmi Rektor UWGM diwakili Wakil Rektor Bidang Kapsikhumas Dr Suyanto dan dihadiri Dekan Fisipol H Abdul Rofik, Dekan Fisipol UNMER Yuntawati Fristin, narasumber dari Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, Universitas Merdeka Malang, Universitas Islam Al Banjari Banjarmasin, serta mahasiswa Fisipol UWGM Samarinda.(adv/sb-01/diskominfokaltim)  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *