by

Komisi III dan OPD Pemkab Paser Bahas Penyusunan RPJMD 2021-2026

TANA PASER,suarabalikpapan.com-Komisi III DPRD Paser menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan sejumlah OPD di lingkungan Pemkab Paser, di ruang rapat Bapekat DPRD Paser, Selasa (18/5/2021). RDP membahas penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Paser 2021-2026. Ikut serta dalam RDP yang dipimpin Wakil Komisi III DPRD Paser Basri Mansur yakni Dinas Perhubungan, Dinas Perikanan, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan, Dinas Lingkungan Hidup, Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan serta Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Anggota Komisi III Ahmad Rafi mengatakan, RPJMD ini merupakan visi misi bupati dan wakil bupati selama lima tahun yang akan dijabarkan melalui Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD). “Jadi selama lima tahun program-program apa saja yang harus dijalankan agar visi-misi bupati dan wakil bupati tercapai,” terangnya.

Hal senada diungkapkan anggota Komisi III lainya Budi Santoso, ia mengatakan, setelah melakukan rapat beberapa OPD terkait telah memaparkan rancangan awal RPJMD guna  mencapai visi misi bupati dan wakil bupati. “Anggaran ABPD harus di encanakan dengan baik, dan tidak terfokus dengan satu  wilayah saja karena Kabupaten Paser memiliki 10 kecamatan yang harus merata pembangunannya yang disesuaikan dengan potensi wilayah masing-masing,” kata Budi Santoso.

Wakil Ketua Komisi III Basri Mansur mengatakan, penyusunan RPJMD harus sesuai dengan nomenklatur supaya bisa dieksekusi di lapangan sesuai dengan  Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD). “Alhamdulillah permasalah yang dikwatirkan telah diselesaikan dengan baik dan kami berharap jangan hanya konsep saja yang baik, pada saat implementasi  oleh dinas jangan sampai tidak sinkron RPJMD dengan Renja pada masing-masing dinas,” tegasnya.

Anggota Komisi III Fathur Rahman mengatakan, yang dipaparkan oleh OPD terkait masih secara umum dan perlu dijabarkan secara spesifik seperti berapa jumlah jalan dan jembatan yang harus di lakukan pemeliharaan dan perbaikan. “Harusnya lebih jelas berapa banyak jembatan dan jembatan yang harus dilakukan perbaikan dan pemeliharaan. Saya kira harus  dijabarkan supaya tidak ngambang,” pungkasnya.(sb-06)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita terkini