Kabupaten Paser

Paser International Table Tennis Championship 2026, Bakal Diikuti Atlet dari Delapan Negara

141
×

Paser International Table Tennis Championship 2026, Bakal Diikuti Atlet dari Delapan Negara

Share this article
Pemkab Paser mematangkan persiapan Paser International Table Tennis Championship 2026 yang ditargetkan diikuti atlet dari delapan negara dan menjadi ajang sport tourism internasional.

TANA PASER,suarabalikpapan.com – Pemerintah Kabupaten Paser mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Paser International Table Tennis Championship (PITTC) 2026 yang direncanakan berlangsung pada Juli 2026. Kejuaraan tenis meja bertaraf internasional itu diharapkan mampu menghadirkan atlet dari sedikitnya delapan negara.
Persiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar di ruang rapat lantai 2 Pendopo Kabupaten Paser, Selasa (12/5/2026). Rapat dipimpin panitia pelaksana bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Ketua Pelaksana PITTC 2026, Arief Rahman, mengatakan seluruh kebutuhan administrasi untuk pelaksanaan kejuaraan mulai dipercepat. Beberapa dokumen seperti prospektus kegiatan, logo turnamen, hingga kebutuhan administrasi lainnya disebut telah selesai disusun.
“Dokumen administrasi dan prospektus kegiatan segera didistribusikan kepada pihak-pihak terkait, termasuk jaringan internasional,” ujar Arief.
Menurut Arief, penyelenggaraan PITTC 2026 tidak hanya berorientasi pada pertandingan olahraga, tetapi juga menjadi bagian dari pengembangan sport tourism di Kabupaten Paser.
Melalui turnamen internasional tersebut, pemerintah daerah ingin memperkenalkan potensi wisata dan daerah kepada para atlet maupun ofisial yang datang dari luar negeri.
“Turnamen ini bukan hanya soal pertandingan, tetapi bagaimana peserta datang ke Paser sekaligus mengenal daerah dan destinasi yang ada,” katanya.
Panitia menargetkan proses percepatan persiapan dilakukan mulai Juni 2026, khususnya terkait pendaftaran peserta dari berbagai negara.
Pemerintah Kabupaten Paser menargetkan sedikitnya delapan negara dapat ambil bagian dalam kejuaraan tersebut. Sejumlah negara yang diharapkan berpartisipasi di antaranya China, Jepang, Korea Selatan, Malaysia, dan Singapura.
Untuk mendukung hal tersebut, panitia telah menjalin koordinasi dengan Pengurus Besar Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PB PTMSI) dan sejumlah pihak yang memiliki jaringan internasional.
Langkah itu dilakukan guna memperluas distribusi prospektus turnamen ke berbagai negara agar menarik minat atlet internasional untuk berlaga di Kabupaten Paser.
Panitia juga memastikan kesiapan fasilitas bagi atlet dan ofisial luar negeri selama berada di Kabupaten Paser. Fasilitas tersebut meliputi penjemputan, penginapan, hingga akomodasi selama mengikuti kejuaraan.
Sementara itu, Dinas Pekerjaan Umum bersama Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) akan melakukan pembenahan venue pertandingan sesuai hasil rekomendasi technical delegate.
Beberapa fasilitas yang menjadi perhatian meliputi sistem pencahayaan atau lighting, toilet, serta sarana pendukung lainnya agar memenuhi standar pertandingan internasional.
“Kami akan melakukan perbaikan secepatnya agar venue benar-benar siap digunakan,” kata Arief.
Dalam pelaksanaannya nanti, PITTC 2026 akan melibatkan PTMSI tingkat provinsi maupun Pengurus Besar PTMSI sebagai bagian dari regulasi dan rekomendasi kejuaraan resmi.
Selain itu, pihak kepolisian dan imigrasi juga dilibatkan untuk mendukung pengawasan serta kelancaran kedatangan warga negara asing yang mengikuti turnamen.
Arief mengakui tantangan terbesar saat ini adalah kondisi nilai tukar rupiah dan tingginya biaya perjalanan internasional yang berpotensi memengaruhi jumlah peserta luar negeri.
Meski demikian, koordinasi lintas OPD dan instansi terkait disebut berjalan lancar tanpa kendala berarti.
Untuk meningkatkan antusiasme masyarakat, panitia berencana bekerja sama dengan Dinas Pendidikan guna menghadirkan atlet-atlet pemula dan pelajar dalam rangkaian pertandingan.
Pemerintah Kabupaten Paser berharap melalui event internasional tersebut olahraga tenis meja semakin dikenal masyarakat sekaligus menjadi sarana promosi daerah di tingkat internasional.(sb-02)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *