KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

Pemkab Kukar Jadi Tuan Rumah Rakor Pemerintahan se-Kaltim 2025, Bahas Penguatan Otonomi Daerah

43
×

Pemkab Kukar Jadi Tuan Rumah Rakor Pemerintahan se-Kaltim 2025, Bahas Penguatan Otonomi Daerah

Share this article
Asisten I Pemkab Kutai Kartanegara Akhmad Taufik Hidayat menghadiri Rakor Pemerintahan se-Kaltim 2025 di Tenggarong.

TENGGARONG, suarabalikpapan.com – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menjadi tuan rumah pelaksanaan Rapat Koordinasi (Rakor) Pemerintahan se-Kalimantan Timur (Kaltim) Tahun 2025 yang digelar di Grand Elty Singgasana Tenggarong, Rabu (29/10/2025).
Kegiatan ini dihadiri oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Kukar, Akhmad Taufik Hidayat, bersama para Asisten I, Kepala Bagian Pemerintahan, dan Kepala Bagian Kerja Sama dari kabupaten/kota se-Kaltim.
Rakor yang mengusung tema “Kolaborasi Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota dalam Rangka Meningkatkan Peran Otonomi Daerah” dibuka oleh Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Provinsi Kaltim, Siti Sugiyanti, serta menghadirkan narasumber dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI.
Dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Asisten I Akhmad Taufik Hidayat, Bupati Kutai Kartanegara dr. Aulia Rahman Basri menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur atas kepercayaan yang diberikan kepada Pemkab Kukar sebagai tuan rumah kegiatan penting ini.
“Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Pemprov Kaltim atas kepercayaannya kepada Kutai Kartanegara sebagai tuan rumah Rakor Pemerintahan se-Kaltim 2025,” ujar Aulia dalam sambutannya.
Bupati Aulia juga berharap rakor tersebut dapat berjalan dengan lancar dan menghasilkan keputusan bersama yang membawa manfaat nyata bagi seluruh pemerintah daerah di Kaltim.
Lebih lanjut, Aulia menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dalam menjalankan prinsip otonomi daerah. Ia menilai rakor ini menjadi wadah untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, dan evaluasi antarinstansi pemerintah daerah yang selama ini masih belum optimal.
“Rakor ini diharapkan mampu memfasilitasi komunikasi dan manajemen kerja sama antar pemerintah daerah sehingga hambatan dalam pelaksanaan otonomi dapat diminimalisir,” imbuhnya.
Bupati Aulia juga berharap hasil Rakor Pemerintahan se-Kaltim 2025 dapat memberikan manfaat langsung bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, terutama di wilayah yang saling berbatasan.
“Semoga keputusan bersama dalam rakor ini memberi manfaat maksimal bagi masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi pembangunan antar daerah di Kalimantan Timur,” pungkasnya.(adv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *