Provinsi Kaltim

Pemprov Kaltim Gandeng Seluruh Kesultanan di Kaltim dan Perorangan Selamatkan Naskah Kuno

41
×

Pemprov Kaltim Gandeng Seluruh Kesultanan di Kaltim dan Perorangan Selamatkan Naskah Kuno

Share this article
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bidang Reformasi dan Keuangan Daerah Diddy Rusdiansyah Anandani

SAMARINDA,suarabalikpapan.com–Bukan tanpa alasan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPK) Kaltim melakukan penyelamatan naskah kuno yang ada di Kaltim. Pasalnya, setelah adanya IKN, maka segala hal berkaitan dengan dokumen sejarah Kaltim akan sangat diperlukan.   Untuk itu, penyelamatan naskah kuno digencarkan. Diantaranya dengan menjalin komunikasi dengan pihak seluruh Kesultanan yang ada di Kaltim, termasuk dengan perorangan yang masih memengang naskah kuno Kaltim.  

Staf Ahli Gubernur Kaltim Bidang Reformasi dan Keuangan Daerah Diddy Rusdiansyah Anandani menjelaskan, naskah kuno adalah dokumen penting yang dibuat di masa lampau dan memiliki sejarah yang harus selalu dilestarikan, dijaga dan dipelihara sebaik-baiknya. Karena dengan naskah kuno yang selalu terjaga, maka masyarakat akan dapat memahami rekam jejak budaya bangsa.   Bersama pak Gubernur, Dinas Arsip dan Disdik, kami akan melakukan penyelamatan naskah kuno yang ada di Kaltim,” kata Diddy Rusdiansyah Anandani, saat ditemui baru-baru ini di Kantor Gubernur Kaltim.  
Dia menyebut, saat ini satu diantara banyak Kesultanan yang ada di Kaltim telah menyerahkan naskah kononya pada Pemprov Kaltim, yakni Kesultanan Gunung Tabur, Berau.   Namun kata Diddy Rusdiansyah Anandani, pihaknya tidak hanya akan berkomunikasi dengan satu Kesultanan saja, melainkan semua Kesultanan yang ada di Kaltim.  
“Jadi bukan hanya Kesultanan saja yang kami harapkan menyerahkan naskah kono, tetapi juga naskah kono yang dipegang oleh perorangan,” ujarnya.   Dikatakannya, Kaltim setelah ditetapkan sebagai Ibu Kota Nusantara, harus bisa menjaga sejarahnya.  
“IKN masuk ke Indonesia itu sejarah, jangan sampai hilang. Kalau IKN tidak punya sejarah, apa yang akan terjadi. Untuk itu mari kita bersama untuk menyelamatkan sejarah Kaltim ini,” tandasnya.(sb-02/adv/dpk-kaltim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *